Menembus Terik Desa,  TNI dan Warga Bangun Rumah Layak Bagi Wudiyatun

Aksi gotong royong ini menjadi gambaran nyata bagaimana kebersamaan mampu mengubah gubuk rapuh menjadi hunian yang kokoh.

Semarang, DetikManaro.com – Sengatan terik matahari tak menyurutkan semangat puluhan anggota TNI dan warga Dusun Gompyong, Desa Cukil, Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang. Pada Selasa (21/7/2026), dentang cangkul dan hembusan nafas terengah beradu secara harmonis saat mereka merangkai besi dan mengecor pondasi rumah milik Wudiyatun (52), seorang warga RT 16 RW 06 Desa Cukil yang rumahnya masuk dalam program perbaikan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH).

Aksi gotong royong ini menjadi gambaran nyata bagaimana kebersamaan mampu mengubah gubuk rapuh menjadi hunian yang kokoh. Tanpa sekat, personel Satgas dan warga setempat berbagi tugas; ada yang merakit tulang besi, mengaduk semen, hingga menurunkan material galian.

Bacaan Lainnya

Setiap sudut pondasi dikerjakan dengan presisi dan ketelitian tinggi. Pengawasan kualitas material dilakukan secara ketat untuk memastikan bangunan tersebut tidak sekadar berdiri, melainkan benar-benar aman, kokoh, dan tahan lama untuk dihuni dalam jangka panjang.

Bagi Wudiyatun, kehadiran prajurit TNI di desanya bukan sekadar bantuan fisik, melainkan harapan baru bagi keluarganya untuk memiliki tempat tinggal yang layak dan beralas ketenangan.

“Saya sangat bersyukur dan tidak menyangka rumah saya dibantu sampai sesemangat ini oleh bapak-bapak TNI dan tetangga. Kalau tidak ada mereka, mungkin saya tidak tahu kapan bisa memperbaiki pondasi rumah ini,” ujar Wudiyatun dengan mata berkaca-kaca di sela-sela pengerjaan rumahnya.

Optimisme serupa dipancarkan oleh para personel di lapangan. Pengerjaan RTLH milik Wudiyatun ini dipacu agar selesai tepat waktu tanpa mengurangi standar kualitas bangunan. Kemanunggalan yang terjalin erat di Desa Cukil memicu keyakinan bahwa seluruh target pembangunan infrastruktur desa akan rampung sesuai jadwal.

“Setiap sasaran fisik dikerjakan dengan mengutamakan kualitas agar hasilnya kokoh, aman, dan dapat dimanfaatkan masyarakat dalam jangka waktu yang lama. Kekompakan warga di sini luar biasa, ini yang membuat pengerjaan terasa lebih ringan dan cepat,” ungkap salah satu personel Satgas TMMD di lokasi pengerjaan.

Kegiatan renovasi rumah ini merupakan bagian integral dari rangkaian Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-129 Tahun Anggaran 2026 yang diselenggarakan oleh Kodim 0714/Salatiga. Pembukaan program TMMD ini sebelumnya telah resmi digelar di Desa Cukil, Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah, pada Rabu (15/7/2026). Upacara pembukaan tersebut dihadiri langsung oleh Komandan Kodim 0714/Salatiga, Letkol Kav Fajar Hapsari Nugroho SIP MM  bersama Bupati Semarang, H. Ngesti Nugraha SH MH sebagai wujud komitmen bersama dalam mempercepat pembangunan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat perdesaan. (yos)


Pos terkait