Pertamina Tambah Pasokan Biosolar Hingga 15 Persen di Sulawesi

Makassar, Detik Manado.com — PT Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi menerjunkan sejumlah langkah ekstra untuk mengurai antrean dan memastikan kelancaran distribusi Biosolar bersubsidi di wilayah Sulawesi. Selain menambah pasokan harian hingga 15 persen, Pertamina juga mengerahkan armada mobil tangki bantuan serta mengoperasikan Terminal Terpadu Makassar selama 24 jam nonstop.

Langkah percepatan ini dilakukan menyusul peningkatan konsumsi Biosolar di beberapa titik wilayah Sulawesi Selatan dan Sulawesi Utara, yang sempat memicu kepadatan antrean di sejumlah SPBU.

Bacaan Lainnya

Sales Branch Manager I Fuel Sulselbar Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi, Muhammad Yoga Prabowo, menegaskan bahwa penambahan pasokan dilakukan dengan tetap mengacu pada kuota resmi dari BPH Migas, namun disesuaikan secara fleksibel melihat dinamika di lapangan.

“Penyaluran Biosolar kami lakukan sesuai kuota yang telah ditetapkan oleh BPH Migas. Ketika terjadi peningkatan konsumsi di suatu wilayah, kami melakukan penambahan pasokan, mengoptimalkan pengiriman dari Fuel Terminal, mengoperasikan Depot BBM Makassar selama 24 jam, serta menambah mobil tangki perbantuan untuk memperkuat distribusi ke SPBU,” ujar Yoga dalam keterangan resminya, Jumat (31/7/2026).

Yoga menambahkan, pemantauan stok di tingkat terminal BBM maupun SPBU dilakukan secara berkala. Skema distribusi diprioritaskan untuk daerah-daerah yang mengalami permintaan tinggi agar aktivitas masyarakat dan jalur logistik tidak terganggu.

Selain mempercepat arus pasokan dari terminal BBM ke SPBU, perbaikan layanan di area halaman depan SPBU juga menjadi fokus utama. Pertamina menyiagakan petugas khusus ( marshall ) untuk mengatur lalu lintas kendaraan konsumen yang mengantre.

Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi, Lilik Hardiyanto, menjelaskan bahwa siasat lapangan ini terbukti efektif menekan kendaraan pada jam-jam sibuk.

“Selain memastikan pasokan tetap tersedia, kami mengaktifkan marshall pada SPBU dengan penyaluran volume tinggi untuk membantu mengatur arus kendaraan, memberikan informasi kepada konsumen, serta mempercepat proses pelayanan,” ungkap Lilik.

Tak hanya itu, khusus di Kota Makassar, Pertamina melakukan penyesuaian jam operasional di SPBU Pettarani dengan perpanjangan waktu demi pelayanan memecah kepadatan kendaraan logistik dan angkutan umum.

Pertamina mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan tidak melakukan pembelian panik . Stok Biosolar di seluruh wilayah Sulawesi dipastikan berada dalam kondisi aman. Konsumen juga diminta untuk membeli BBM bersubsidi secara bijak dan sesuai dengan peruntukannya.

Bagi masyarakat yang membutuhkan informasi lebih lanjut atau ingin menyampaikan laporan terkait kendala distribusi di lapangan, dapat menghubungi Pertamina Customer Solution di nomor 135. (yos)


Pos terkait