Sinergi Keringat Prajurit dan Warga Desa Cukil, Cangkul dan Sekop Ukir Sejarah Gotong Royong

Dentingan cangkul dan sekop yang beradu dengan tanah menjadi irama harian yang mengiringi aksi bahu-membahu antara prajurit TNI dan masyarakat setempat dalam membangun sarana desa.

Semarang, DetikManado.com — Di bawah sengatan terik matahari, deru semangat tak surut terlihat di Desa Cukil, Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang.

Dentingan cangkul dan sekop yang beradu dengan tanah menjadi irama harian yang mengiringi aksi bahu-membahu antara prajurit TNI dan masyarakat setempat dalam membangun sarana desa.

Bacaan Lainnya

Alat-alat pertanian sederhana tersebut kini bukan sekadar sarana fisik untuk menggali tanah, melainkan simbol kemanunggalan yang mengukir sejarah baru bagi warga. Tetesan keringat yang jatuh bersama di lapangan menjadi bukti nyata eratnya ikatan emosional serta semangat gotong royong yang dihidupkan kembali di tengah kehidupan bermasyarakat.

Momen kebersamaan ini dirasakan langsung oleh warga lokal yang terjun ke lapangan bersama para prajurit. Salah seorang warga Desa Cukil, Sunardi, mengungkapkan rasa bangga serta harunya dapat bekerja sisi demi sisi dengan aparat TNI.

“Cangkul dan sekop ini jadi saksi bagaimana kami dan bapak-bapak TNI mandi keringat bareng. Hari ini kita bekerja keras bersama, dan besok apa yang kita bangun ini akan jadi cerita manis serta sejarah yang selalu diingat anak cucu di Desa Cukil, ujar Sunardi saat ditemui di lokasi pembangunan, Rabu (22/7/2026).

Pemandangan ini menegaskan bahwa di balik pembangunan infrastruktur fisik yang tengah berjalan, terdapat nilai-nilai kebersamaan dan pengabdian tulus yang tertanam kuat di masyarakat sanubari.

Aksi gotong royong yang membakar semangat warga ini merupakan bagian dari rangkaian Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-129 Tahun Anggaran 2026 yang diselenggarakan oleh Kodim 0714/Salatiga. Upacara pembukaan acara TMMD tersebut sebelumnya telah resmi digelar di Desa Cukil, Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah, pada Rabu (15/7/2026). Acara pembukaan tersebut dihadiri langsung oleh Komandan Kodim 0714/Salatiga Letkol Kav Fajar Hapsari Nugroho SIP MM bersama Bupati Semarang H Ngesti Nugraha SH MH. (yos)


Pos terkait