Tondano, DetikManado.com – Univeristas Negeri Manado (Unima) terus berkomitmen untuk meningkatkan kualitas layanan akademik. Mendorong transformasi layanan akademik dari sekadar “selesai diproses” menjadi layanan yang cepat, akurat, transparan, aman, terlacak, dan memuaskan.
Hal ini diwujudkan melalui Program Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) bertajuk Peningkatan Layanan Akademik Demi Terwujudnya Kampus Berdampak bagi Civitas Akademika dan Masyarakat Stakeholders.
Kegiatan yang diketuai oleh Prof Dr Mister Gidion Maru MHum yang sekaligus menjadi narasumber utama, dengan dukungan narasumber Dr Andi Lukman mantan Ketua LLDIKTI Wilayah IX, Dr Marcia Watulingas, Kepala Humas Unima; dan Irwany Maki SH MH, Kepala Bagian Akademik Unima.
“Layanan akademik bukan sekadar menyelesaikan administrasi. Kita sedang menjaga perjalanan akademik mahasiswa sekaligus kepercayaan publik terhadap universitas. Karena itu, layanan harus bergerak dari selesai diproses menuju layanan yang benar-benar berdampak,” ujar Mister Gidion Maru.

Dia memaparkan, program pendampingan itu memperkenalkan konsep Academic Impact Service (AIS–Unima) yang mengintegrasikan sumber daya manusia, proses, teknologi, data, dan tata kelola.
“Model ini diarahkan pada penguatan service blueprint, SOP dan SLA, service desk dan tracking, dashboard mutu, data governance, audit trail, serta voice of stakeholders yang terhubung dengan perbaikan mutu berkelanjutan,” ujarnya.
Hasil evaluasi menunjukkan tren positif. Indeks pemahaman peserta meningkat dari 87,37% menjadi 92,70%, kesiapan implementasi dari 89,92% menjadi 92,89%, sedangkan pengetahuan objektif meningkat dari 94,31% menjadi 95,56%. “Hasil tersebut menunjukkan bahwa pendampingan terutama berhasil memperkuat pemahaman peserta yang sejak awal telah relatif tinggi,” ujar Mister Gidion Maru.
Kehadiran para narasumber memperkaya kegiatan dari perspektif tata kelola pendidikan tinggi, komunikasi publik, dan praktik operasional layanan akademik. Melalui AIS–Unima, program ini membawa pesan sederhana namun strategis, setiap proses yang lebih jelas, setiap respons yang lebih cepat, setiap data yang lebih akurat, dan setiap pengguna yang lebih puas adalah wujud nyata Kampus Berdampak. (yos)














