Semarang, DetikManado.com – Deru gergaji dan dentingan sekop dipadukan dengan tawa canda antara prajurit TNI dan masyarakat di Desa Cukil, Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang.
Sejak pagi hari, kebersamaan yang hangat begitu terasa ketika personel Satgas TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) bersama warga setempat bahu-membahu mengangkut material batu untuk membangun jalan desa pada Jumat (17/07/2026).
Pembangunan infrastruktur jalan ini menjadi sasaran fisik utama yang diharapkan dapat membuka isolasi akses menjadi sekaligus urat nadi perekonomian baru bagi warga. Tanpa sekat dan keanehan, para prajurit berpakaian loreng bekerja berdampingan dengan petani dan pemuda desa, mencerminkan kembali kuatnya budaya gotong royong yang menjadi identitas bangsa.
Komandan Kodim 0714/Salatiga, Letkol Kav Fajar Hapsari Nugroho SIP MM, menegaskan bahwa kemanunggalan antara TNI dan rakyat adalah fondasi utama dari keberhasilan program ini. Menurutnya, keringat yang mengucur bersama di lapangan adalah bukti nyata bahwa TNI selalu hadir di tengah kesulitan masyarakat.
“TMMD ini bukan sekedar membangun jalan atau infrastruktur fisik semata. Lebih dari itu, ini adalah wadah untuk merawat dan mempererat kemanunggalan TNI dengan rakyat. Semangat gotong royong yang ditunjukkan warga Desa Cukil sangat luar biasa, dan energi positif inilah yang membuat kami optimistis seluruh target fisik akan selesai tepat waktu dan membawa manfaat nyata,” ujar Letkol Kav Fajar Hapsari Nugroho.
Apresiasi senada juga datang dari Pemerintah Daerah. Bupati Semarang, H. Ngesti Nugraha SH MH, menyampaikan kolaborasi bahwa lintas sektor melalui program TMMD ini sangat membantu percepatan pembangunan daerah, terutama di wilayah-wilayah pedesaan yang membutuhkan sentuhan infrastruktur cepat.
“Kami atas nama Pemerintah Kabupaten Semarang sangat mengapresiasi dedikasi Kodim 0714/Salatiga. Dengan terbukanya akses jalan yang lebih layak ini, mobilitas hasil pertanian dan aktivitas ekonomi warga Desa Cukil dipastikan akan meningkat pesat. Ini adalah kerja nyata yang langsung menyentuh kebutuhan mendasar masyarakat,” tutur Bupati Semarang, H. Ngesti Nugraha.
Kegiatan gotong royong yang masif ini merupakan bagian dari Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-129 Tahun Anggaran 2026 yang dilaksanakan oleh Kodim 0714/Salatiga. Upacara pembukaan program pengabdian masyarakat ini sebelumnya telah resmi digelar di Desa Cukil, Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah, pada Rabu (15/07/2026). Acara seremonial pembukaan tersebut dihadiri langsung oleh Dandim 0714/Salatiga Letkol Kav Fajar Hapsari Nugroho dan Bupati Semarang H. Ngesti Nugraha, serta jajaran unsur Forkopimda setempat.
Melalui program Operasi Militer Selain Perang (OMSP) ini, TNI AD berkomitmen untuk terus mendukung program pemerataan pembangunan pemerintah pusat dan daerah. Harapannya, akses jalan baru yang sedang dirintis ini tidak hanya memperlancar transportasi harian, tetapi juga mampu mendongkrak kesejahteraan dan membawa kemajuan jangka panjang bagi masyarakat Desa Cukil dan sekitarnya. (yos)














