Minahasa Utara, DetikManado.com – Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Manado berhasil mengevakuasi enam orang penumpang KM Nyong Fati yang mengalami mati mesin di perairan Selat Bangka, Kecamatan Likupang Timur, Kabupaten Minahasa Utara, Sulut, Senin (1/9/2026).
Kejadian dilaporkan pada pukul 13.16 Wita, setelah kapal yang bertolak dari Pelabuhan Likupang menuju Desa Kinabuhutan mengalami mati mesin dan hanyut terbawa gelombang dengan ketinggian sekitar 0,25–0,5 meter.
Menerima laporan tersebut, Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Manado, George Mercy Randang melalui tim operasi memberangkatkan Tim Rescue KN SAR Bima Sena menggunakan RBB (Rigid Buoyancy Boat) untuk melakukan tindak awal operasi SAR.
Tim tiba di lokasi kejadian pada pukul 13.55 Wita dan langsung melakukan penyisiran. Tidak lama kemudian, tim berhasil menemukan KM Nyong Fati beserta enam orang penumpangnya.
Keenam penumpang kemudian dievakuasi menuju Desa Kinabuhutan. Pada pukul 14.42 Wita, seluruh korban tiba di Desa Kinabuhutan dan dibantu masyarakat nelayan untuk menuju daratan karena kondisi perairan yang dangkal.
Enam korban yang berhasil dievakuasi yakni Ayumi Saribulan (31), Isti Manolang (32), Rajiba Hiola (64), Rico Nabu (37), Aswandi Asman (47), dan Firman Buntuang (21). Seluruhnya merupakan warga Desa Kinabuhutan.
Setelah memastikan seluruh korban dalam kondisi aman, Tim Rescue kembali menuju Dermaga Munte, Likupang, dan tiba pada pukul 15.50 WITA.
“Dengan berhasilnya seluruh korban dievakuasi, Operasi SAR Laka Kapal KM. Nyong Fati dinyatakan selesai dan diusulkan untuk ditutup,” ujar George Mercy Randang.
Dia mengatakan, kepada seluruh unsur yang terlibat dalam operasi disampaikan apresiasi dan terima kasih atas sinergi serta respons cepat dalam proses evakuasi. (yos)














