Pineleng, DetikManado.com – Sejumlah pernyataan menarik disampaikan Gubernur Sulut Yulius Selvanus saat menutup kegiatan Peningkatan Kompetensi Kepala Sekolah Jenjang SMA, SMK dan SLB se Sulut di Balai Penjaminan Mutu Pendidikan (BPMP) Sulut pada, Selasa (18/3/2025).
Dalam arahannya di depan ratusan kepala sekolah, Gubernur Sulut mengatakan, banyak materi soal kepemimpinan untuk semua yang bisa dipelajari. Sehingga ke depan perlu dicari waktu untuk berkumpul kembali, mempelajari bagaimana seorang pemimpin yang diterima oleh bawahannya.
“Gak tau saya sudah diterima atau belum, saya gak perlu tahu ya. Karena saya di Pilkada 36 persen, jadi masih banyak yang tidak mendukung saya, termasuk yang ada di ruangan ini, kepala sekolah. Saya tahu. Itu masa lalu,” tutur Yulius Selvanus.
“Juga kepala sekolah, saya tidak akan mengganti kalian, tapi segera kembali ke jalan yang benar.
Bapak ibu, loyaltas itu penting, sekarang aku pemimpinmu. Patut kalian loyal dengan saya sekarang,” sambung Ketua DPD Partai Gerindra Sulut ini.
Yulius Selvanus mengatakan, dirinya tahun bahwa kepala sekolah takut diganti. Padahal pemimpin tidak pernah takut diganti. Pemimpin itu bila perlu nyawanya dipertaruhkan untuk anak buahnya, untuk pencapaian perjuangan.
“Jadi kalau cuma jabatan, kecil. Jadi tidak usah takut. Berarti jadi diganti dong,” tuturnya.
Gubernur Sulut memaparkan, dalam organisasi, tidak boleh ada organisasi berhenti. Organisasi akan berputar. Untuk memberi pengalaman, dan kesempatan untuk di bawah naik.
“Jadi kalau kita mau nancap terus di situ, terus kapan regenerasi, reorganisasi. Jadi gak usah takut. Hal yang biasa dalam jabatan itu untuk pergantian,” tuturnya.
Menurutnya, banyak sekali yang minta eselon II dan III. Siapa tahu kepala sekolah bisa masuk di situ. Guru-guru nanti masuk ke Dinas Pendidikan.
“Tapi sepertinya mau tetap jadi kepala sekolah. Kalau mau jadi kepala sekolah terus, kamar mandi, toilet harus bersih. Ini perintah presiden, bukan perintah Yulius,” ujarnya.
Diketahui, penutupan kegiatan Peningkatan Kompetensi Kepala Sekolah itu turut dihadiri Kepala BPMP Sulut Febri Dien, Sekdaprov Sulut Steve Kepel, Asisten 1 Setdaprov Sulut Denny Mangala, Kepala Dinas Pendidikan Daerah Sulut Femmy J Suluh beserta jajarannya, serta ratusan kepala seklah SMA, SMK, dab SLB baik negeri maupun swasta.
Peserta berjumlah 431 orang yang berasal dari 462 sekolah di Sulut. (yos)















