Semarang, DetikManado.com — Derap langkah prajurit TNI dan warga berpadu erat di bawah terik matahari yang menyengat Dusun Krajan, Desa Cukil, Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang.
Tanpa kenal lelah, para prajurit berseragam loreng bahu-membahu bersama masyarakat memanggul ember berisi material cor untuk mempercepat pembangunan jalan penghubung di wilayah tersebut.
Ember demi ember material diangkut titik pengecoran jalan menuju penuh ketekunan. Meski pekerjaan fisik ini sangat menguras tenaga, tidak terlihat raut lelah di wajah para prajurit dan warga. Senyum dan semangat kebersamaan justru menjadi energi utama yang mengiringi setiap langkah mereka dalam menuntaskan pembangunan infrastruktur ini. Panggulan ember material tersebut bukan sekedar aktivitas memindahkan adukan beton, melainkan simbol kuat bahwa pembangunan kawasan perdesaan lahir dari kerja keras, kekompakan, dan keikhlasan.
Komandan Kodim 0714/Salatiga, Letkol Kav Fajar Hapsari Nugroho SIP MM, menegaskan bahwa aksi nyata di lapangan ini merupakan cerminan dari kemanunggalan TNI dengan rakyat yang tidak bisa dipisahkan. Pihaknya berkomitmen penuh untuk menghadirkan akses jalan yang lebih baik demi kesejahteraan masyarakat setempat.
“Pengabdian TNI tidak hanya diwujudkan dalam pembangunan fisik, tetapi juga dalam menanamkan kembali nilai-nilai gotong royong dan kebersamaan di tengah masyarakat. Dari setiap ember materi yang dipanggul oleh para prajurit, tersimpan tekad yang kuat untuk membangun negeri yang dimulai dari desa, demi Indonesia yang semakin maju,” ujar Letkol Kav Fajar Hapsari Nugroho.
Melalui pengerjaan akses jalan ini, terbangun harapan baru bagi masyarakat Desa Cukil. Infrastruktur jalan yang sedang dibangun tersebut diyakini akan menjadi urat nadi penting bagi peningkatan aktivitas ekonomi, akses pendidikan, serta kesejahteraan warga yang selama ini mendambakan jalur transportasi yang lebih layak dan representatif.
Kegiatan pengecoran jalan yang melibatkan puluhan personel dan warga lokal ini merupakan bagian dari Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-129 Tahun Anggaran 2026 yang dilaksanakan oleh Kodim 0714/Salatiga. Program yang fokus pada percepatan pembangunan infrastruktur perdesaan melalui sinergi TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat ini secara resmi dibuka pada Rabu, 15 Juli 2026 lalu. Upacara pembukaan TMMD yang berlokasi di Desa Cukil, Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah tersebut dihadiri langsung oleh Dandim 0714/Salatiga Letkol Kav Fajar Hapsari Nugroho SIP MM bersama Bupati Semarang H. Ngesti Nugraha SH MH serta jajaran forkopimda terkait. (yos)














