Manado, DetikManado.com — Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Sulawesi Utara (Sulut), Jacob Hendrik Pattipeilohy SH MH memimpin Upacara Peringatan Hari Lahir ke-81 Kejaksaan Republik Indonesia di Halaman Kantor Kejaksaan Negeri Minahasa Utara, Rabu (2/9/2026).
Berbeda dari tahun-tahun sebelumnya, jajaran insan Adhyaksa se-Sulut tampil mengenakan Pakaian Dinas Lapangan (PDL) sebagai simbol kesiapsiagaan mengabdi kepada negara dan masyarakat.
Dalam upacara yang melibatkan jajaran Kejati Sulut, para Kepala Kejaksaan Negeri, serta tamu undangan dari purnawirawan hingga organisasi kemasyarakatan tersebut, Jacob membacakan amanat tertulis Jaksa Agung Republik Indonesia. Penggunaan seragam PDL menegaskan komitmen korps dalam menanggapi kebutuhan penegakan hukum di lapangan secara cepat dan tepat.
“Penggunaan PDL dimaknai sebagai simbol kesiapsiagaan insan Adhyaksa untuk selalu siap hadir, siap bekerja, dan siap mengabdi kapan pun negara dan masyarakat membutuhkan,” ujar Jacob Hendrik Pattipeilohy saat membacakan amanat Jaksa Agung RI.
Lebih lanjut, Jacob menyampaikan pesan Jaksa Agung bahwa peringatan hari lahir ini merupakan momentum untuk memulihkan kepercayaan masyarakat dan mengembalikan marwah institusi. Penegakan hukum dituntut tidak sekedar formalitas, melainkan harus mengedepankan integritas, keadilan, dan sisi humanis.
“Seluruh insan Adhyaksa harus menjaga integritas, profesionalitas, kelayakan, serta kehormatan dan kewibawaan institusi. Setiap sikap, tutur kata, dan perilaku insan Adhyaksa merupakan cerminan institusi Kejaksaan di mata masyarakat,” tegasnya.
Dalam kesempatan itu, dibacakan pula tujuh perintah harian Jaksa Agung yang menekankan pentingnya penggunaan hati nurani, penegakan integritas, penyuksesan program prioritas presiden, hingga penguatan sinergi antarlembaga demi terwujudnya penegakan hukum yang efektif.
Rangkaian upacara yang berlangsung khidmat ini ditutup dengan aksi unjuk kebolehan dari kontingen Karate Gojukai Sulawesi Utara yang baru saja bertanding dalam Kejuaraan Nasional Karate Jaksa Agung Cup di Jakarta. (yos)
7 Perintah Harian Jaksa Agung:
1. Terapkan Nilai-Nilai Ketuhanan dalam Setiap Pelaksanaan Tugas dan Pengambilan Keputusan.
- Kembalikan Kehormatan dan Marwah Kejaksaan sebagai Lembaga Penegak Hukum yang Memberikan Manfaat serta Keadilan kepada Masyarakat.
- Dukung Asta Cita serta Sukseskan Program Prioritas Maupun Direktif Presiden sesuai Tugas dan Fungsi Kejaksaan demi Mewujudkan Indonesia yang Berdaulat, Adil, dan Makmur.
- Gunakan Hati Nurani dalam Pelaksanaan Tugas dan Fungsi Kejaksaan Secara Profesional dengan Menjunjung Tinggi Nilai Kebenaran dan Keadilan.
- Bangun Sinergi yang Harmonis dan Wujudkan Kolaborasi yang Produktif antar Kementerian, Lembaga, dan Seluruh Pemangku Kepentingan.
- Junjung Tinggi Kesederhanaan dalam Bertugas dan Bersosialisasi dalam Kehidupan Sehari-hari sebagai Cerminan Integritas dan Keteladanan Insan Adhyaksa.
- Tingkatkan Kepekaan terhadap Dinamika Masyarakat dan Perkembangan Hukum dengan Cepat dan Tepat dalam Bertindak Menghadapi Perubahan Situasi.














