Gotong Royong Satgas TMMD dan Warga Wujudkan Rumah Layak Mbah Misri

Kodim 0714/Salatiga bersama warga setempat menggenjot perakitan kotak bekisting untuk pengecoran balok atas rumah Mbah Misri pada Rabu (29/7/2026).

Semarang, DetikManado.com – Setiap ketukan palu dan presisi balok kayu di Dusun Banjari kini menjadi penentu masa depan yang lebih aman bagi keluarga Mbah Misri. Berpacu dengan waktu, Satgas TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Kodim 0714/Salatiga bersama warga setempat menggenjot perakitan kotak bekisting untuk pengecoran balok atas rumah Mbah Misri pada Rabu (29/7/2026).

Tahapan pengecoran balok struktur atas ini menjadi krusial dalam program Rehabilitasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) di RT 24/RW 08, Desa Cukil, Kecamatan Tengaran.

Bacaan Lainnya

Ketelitian ekstra diterapkan agar struktur penyangga utama bangunan tersebut benar-benar kokoh, lurus, dan aman dihuni dalam jangka panjang.

Komandan Satgas TMMD menegaskan bahwa presisi teknis dalam pengerjaan bekisting tidak boleh diabaikan demi keselamatan penerima manfaat.

“Pengecoran balok atas ini adalah fondasi penopang atap. Kalau bekistingnya tidak presisi dan kuat, struktur rumah bisa miring atau bahkan retak di kemudian hari. Kami ingin memastikan rumah ini benar-benar aman dan layak huni untuk jangka panjang,” ujar salah satu personel Satgas Pendim 0714 di lokasi pengerjaan.

Kehadiran Satgas TNI di tengah-tengah pemukiman warga juga menyulut kembali semangat gotong royong warga Dusun Banjari. Sejak pagi, belasan warga bahu-membahu mengangkut papan, mengukur kayu, hingga menyiapkan material pengecoran.

Bagi Mbah Misri, penerima bantuan program RTLH kali ini, proses pembangunan rumahnya bukan sekadar perbaikan fisik bangunan, melainkan wujud kepedulian nyata yang mengubah jalan hidup keluarganya.

“Saya tidak pernah membayangkan rumah tua saya bisa dibangun sekuat dan sekokoh ini. Pak Tentara dan tetangga-tetangga bekerja dari pagi tanpa lelah. Rumah ini bukan cuma diikat semen dan paku, tapi diikat rasa persaudaraan,” ungkap Mbah Misri dengan nada haru.

Pekerjaan perakitan bekisting targetnya selesai dalam minggu ini sebelum dilanjutkan ke tahap pengecoran utama. Melalui sinergi TNI dan rakyat, program RTLH di Kabupaten Semarang diharapkan tidak hanya menghadirkan hunian yang aman secara fisik, tetapi juga merawat nilai kebersamaan dan menumbuhkan harapan baru bagi masyarakat kurang mampu. (yos)

 


Pos terkait