Mimpi Asyah Berteduh Tenang di Bawah Atap Baru Terwujud Melalui TMMD

Asyah warga Dusun Dlisem, Desa Cukil, Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang.

Semarang, DetikManado – Hujan deras yang mengguyur Dusun Dlisem, Desa Cukil, Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang, tak lagi dirasakan Asyah dengan rasa cemas. Perempuan tangguh penyandang disabilitas berusia setengah abad lebih kini bisa bernapas lega. Rumah sederhana yang bertahun-tahun ia tempati dalam kondisi lapuk dan rentan roboh, kini tengah disulap menjadi hunian yang kokoh, aman, dan layak berada.

Selama bertahun-tahun, Asyah bersama keluarganya harus berdamai dengan keterbatasan ekonomi dan kondisi bangunan yang kian menua. Setiap kali angin kencang bertiup atau guyuran air hujan menerpa, rasa waswas selalu mengingat pikiran perempuan yang sehari-hari menjalani hidup dengan keteguhan hati tersebut. Atap rumahnya kerap bocor, dinding batunya mulai retak, dan kayu penyangga bangunan sudah tak lagi kuat menahan beban. Bagi Asyah, memiliki rumah yang layak hanyalah angan-angan yang sulit dijangkau oleh kemampuannya sendiri.

Bacaan Lainnya

Namun, titik terang itu akhirnya tiba. Senyum sumringah tak mampu disembunyikan dari wajah Asyah saat belasan prajurit TNI berseragam loreng bersama puluhan warga setempat bahu-membahu membongkar atap rumah lamanya. Rumah Asyah terpilih menjadi salah satu sasaran utama program Rehabilitasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) dalam kegiatan operasional kebalandangan dan pengabdian masyarakat di wilayah tersebut.

“Saya benar-benar tidak menyangka rumah saya yang hampir ambruk ini dibetulkan oleh bapak-bapak tentara. Dulu kalau hujan turun, kami bingung mencari tempat berteduh yang tidak bocor. Sekarang saya sangat bersyukur dan berterima kasih, puji Tuhan mimpi saya punya rumah bagus akhirnya terwujud,” ujar Asyah dengan mata berkaca-kaca saat menyaksikan proses pembangunan rumahnya.

Sejak pagi hari, kehangatan dan semangat gotong royong terpancar jelas di pelataran rumah Asyah. Personel Satgas TMMD bersama warga tampak menyatu tanpa sekat. Ada yang mengangkut semen, menyusun bata, hingga memasang rangka atap baja ringan. Suasana kekeluargaan yang erat memupus kelelahan mereka di bawah terik matahari.

Bagi Asyah dan masyarakat Desa Cukil, kehadiran para prajurit TNI di kampung mereka bukan sekadar menghadirkan bantuan fisik berupa bangunan beton dan semen. Lebih dari itu, aksi nyata ini mengembalikan optimisme serta rasa aman yang telah lama hilang dari kehidupan sehari-hari warga kurang mampu.

Program rehabilitasi rumah milik Asyah ini merupakan bagian dari rangkaian kegiatan Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reg ke-129 Tahun Anggaran 2026 yang dilaksanakan oleh Kodim 0714/Salatiga. Pembukaan program TMMD tersebut telah resmi dilaksanakan di Desa Cukil, Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah, pada Rabu, 15 Juli 2026. Upacara pembukaan kegiatan ini dihadiri langsung oleh Komandan Kodim 0714/Salatiga Letkol Kav Fajar Hapsari Nugroho SIP MM bersama Bupati Semarang H Ngesti Nugraha SH MH dan jajaran pejabat daerah dan tokoh masyarakat setempat. (yos)


Pos terkait