Manado, DetikManado.com — Universitas Sam Ratulangi (Unsrat) menggelar kegiatan ziarah ke makam Pahlawan Kemerdekaan Nasional Dr GSSJ Ratulangie pada Kamis (5/11/2026).
Ketua Panitia, Pelaksana Dies Natalis ke-65 Unsrat, Dr Ir Ockstan Jurike Kalesaran MSc mengatakan, agenda berhikmat ini dilaksanakan sebagai bagian dari rangkaian peringatan Dies Natalis ke-65 Unsrat.
“Momen ini untuk mengenang jasa dan pengabdian pahlawan nasional Sam Ratulangi bagi bangsa dan negara Indonesia,” ujar Ockstan Jurike Kalesaran.
Wakil Rektor 4 Unsrat, Dr Steenie Edward Wallah menegaskan bahwa sosok Sam Ratulangi memiliki ikatan historis dan spiritual yang sangat kuat dengan kampus tersebut. Selain diabadikan sebagai nama perguruan tinggi kebanggaan masyarakat Sulawesi Utara ini, rekam jejak perjuangan beliau terus menginspirasi Unsrat hingga tumbuh menjadi salah satu universitas terkemuka di Indonesia.
Menurutnya, nilai utama yang selalu menjadi fondasi Unsrat adalah falsafah hidup legendaris dari Gubernur pertama Sulawesi tersebut.
“Falsafah dari Dr Sam Ratulangi yaitu ‘Sitou Tumou, Tumou Tou’ yang berarti manusia hidup untuk memanusiakan manusia yang lain, telah menjadi nilai-nilai penting yang merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari karya-karya Tri Dharma perguruan tinggi, baik pendidikan, penelitian, maupun pengabdian kepada masyarakat di Unsrat,” ujar Dr Steenie Edward Wallah.
Dalam momen perayaan dies natalis ke-65 ini, ia menyampaikan ajakan terbuka kepada seluruh elemen kampus untuk meneruskan warisan pemikiran pahlawan nasional tersebut melalui karya nyata.
“Di momen ziarah dalam rangka perayaan Dies Natalis ke-65 Unsrat ini, saya mengajak semua civitas akademika Unsrat untuk terus memegang falsafah luhur tersebut dan berkarya lewat Tri Dharma pendidikan tinggi, sehingga ke depannya Unsrat terus berkembang dan semakin berdampak bagi masyarakat, bangsa, dan negara,” tuturnya.
Lebih lanjut, Dr Steenie Edward Wallah menggarisbawahi pentingnya menjaga keharmonisan internal kampus, terutama dalam menghadapi dinamika kepemimpinan yang sedang berlangsung.
“Dengan semangat ‘Tumou Tou’ ini juga, marilah kita terus membangun kebersamaan, termasuk dalam masa-masa transisi kepemimpinan di Unsrat, sehingga transisi ini dapat berjalan dengan baik dan lancar,” tambahnya.
Pada kesempatan tersebut, Wakil Rektor 4 Unsrat ini turut menyampaikan amanat resmi dari pimpinan tertinggi perguruan tinggi tersebut.
“Saya juga meneruskan pesan dari Plt Rektor Universitas Sam Ratulangi Prof Dr Ir Jamaludin Jompa MSc yang menyampaikan penghormatan serta penghargaan yang setinggi-tingginya bagi Dr GSSJ Ratulangi yang juga adalah Gubernur pertama Sulawesi,” ujarnya. (yos)













