Antrean SPBU Mengular, Pertamina Tegaskan Stok Aman dan Tambah Armada 24 Jam

Jakarta, DetikManado.com – PT Pertamina Patra Niaga memastikan pasokan Bahan Bakar Minyak (BBM) di seluruh Indonesia berada dalam kondisi aman dan mencukupi. Langkah ini diambil guna merespons fenomena antrean kendaraan yang terjadi di sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) akibat pemutaran permintaan dari masyarakat.

VP Corporate Communication Pertamina Patra Niaga, Kitty Andhora, menegaskan bahwa antrean yang terjadi di beberapa wilayah belakangan ini bukan disebabkan oleh kelangkaan stok. Menurutnya, Pertamina Patra Niaga telah menggelontorkan produk bensin (bensin) dan gasoil (solar) di atas rata-rata kebutuhan harian nasional.

Bacaan Lainnya

“Pertamina Patra Niaga terus memonitor kondisi pasokan dan distribusi BBM secara real time di seluruh wilayah operasional.Secara nasional stok dalam kondisi tersedia, dan penyaluran terus kami optimalkan agar kebutuhan masyarakat dapat terpenuhi dengan baik,” ujar Kitty dalam keterangan tertulisnya, Sabtu (27/6/2026).

Untuk mengurai dan mempercepat distribusi, Pertamina menerapkan sejumlah strategi operasional khusus di wilayah-wilayah yang mengganggu permintaan. Salah satunya adalah dengan mengoperasikan Terminal BBM ( Fuel Terminal ) selama 24 jam penuh tanpa henti guna mempercepat proses penerimaan dan penyaluran energi.

Selain memperpanjang waktu operasional pengisian, Pertamina juga menambah armada mobil tangki serta mengubah pola pengiriman menjadi lebih awal. Strategi pengiriman subuh ini diterapkan agar pasokan BBM sudah tersedia di SPBU sebelum aktivitas masyarakat dimulai pada pagi hari.

Di lapangan, Pertamina juga bekerja sama dengan pengelola SPBU dan aparat setempat untuk mengatur jalur masuk kendaraan demi menjaga kelancaran arus lalu lintas di sekitar lokasi.

Manajemen Pertamina Patra Niaga juga terus memadukan skema penyaluran melalui sistem yang berkelanjutan, termasuk menyiapkan pola pasokan Reguler, Alternatif, dan Emergency (RAE) yang disesuaikan dengan dinamika kondisi geografis serta kebutuhan masing-masing wilayah.

Di sisi lain, masyarakat diimbau untuk tetap tenang dan tidak melakukan pembelian secara berlebihan ( panic shopping ). Kitty mengingatkan agar konsumen membeli BBM secara bijak dan sesuai dengan peruntukan kendaraan masing-masing demi menjaga keadilan akses energi.

“Kami akan terus mengoptimalkan distribusi di seluruh wilayah, khususnya pada daerah yang mengalami peningkatan kebutuhan. Kami mengajak tetap tenang, membeli BBM sesuai kebutuhan, dan bersama-sama mendukung penyaluran BBM yang tepat sasaran agar kebutuhan energi seluruh masyarakat dapat terus terpenuhi,” tutup Kitty.

Bagi masyarakat yang membutuhkan informasi lebih lanjut mengenai ketersediaan produk atau ingin melaporkan kendala distribusi di lapangan, Pertamina membuka layanan komunikasi melalui Pertamina Customer Solution di nomor 135, serta akun media sosial resmi @pertaminapatraniaga dan @pertamina135. (yos)


Pos terkait