Kemanunggalan TNI dan Warga Tengaran Percepat Pembangunan Infrastruktur

Semarang, DetikManado.com – Pembangunan infrastruktur fisik desa di Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang, menunjukkan kemajuan signifikan pada Jumat (31/7/2026).

Sinergi nyata antara anggota TNI dan masyarakat setempat menjadi kunci utama percepatan proyek fasilitas umum di wilayah tersebut.

Bacaan Lainnya

Sejak Jumat pagi, suasana keakraban tampak jelas di lokasi proyek. Prada Arip, anggota TNI yang bertugas di lapangan, berkolaborasi erat dengan Pak Kemin, warga lokal, dalam menuntaskan tahap krusial pembongkaran papan bekisting (cetakan beton) yang telah mengering sempurna.

Proses pelepasan cetakan kayu dan tripleks ini memerlukan ketelitian tinggi agar struktur adonan beton yang kokoh tidak mengalami keretakan pada bagian sudutnya. Dengan peralatan sederhana seperti linggis kecil dan palu, keduanya membagi tugas secara cekatan.

Prada Arip menyampaikan bahwa keterlibatan masyarakat lokal secara langsung sangat membantu efisiensi dan kecepatan pengerjaan di lapangan.

“Kerja sama dengan warga seperti Pak Kemin ini tidak hanya mempercepat pekerjaan fisik, tetapi juga membangun hubungan kekeluargaan yang erat. Kami saling berbagi tugas—saya mencongkel bekisting, Pak Kemin merapikan paku dan material agar aman dan siap digunakan kembali untuk segmen berikutnya,” ujar Prada Arip saat ditemui di lokasi pengerjaan, Jumat (31/7).

Hasil dari proses pelepas cetakan tersebut menampilkan struktur tiang dan dinding beton yang presisi, presisi, dan kokoh. Pemanfaatan kembali papan bekisting yang masih layak pakai juga menjadi strategi efisiensi material yang diterapkan para pekerja di area tapak proyek.

Sementara itu, Pak Kemin mengaku bangga bisa terlibat aktif bersanding dengan personel TNI dalam membangun desanya sendiri. Menurutnya, kehadiran TNI memberikan motivasi ekstra bagi warga.

“Kami sangat senang dan terbantu dengan kehadiran Pak Tentara. Pengerjaan jadi terasa lebih ringan karena dikerjakan bersama-sama sambil bersenda gurau. Hasil betonnya juga bagus dan kokoh. Kami sudah tidak sabar melihat fasilitas ini selesai dan bisa digunakan seluruh warga,” ungkap Kemin.

Terlepasnya seluruh cetakan kayu pada bagian struktur menandai bahwa pembangunan kini siap memasuki tahap penghalusan (plesteran) dan finishing . Semangat gotong royong yang terus terjaga ini diharapkan dapat memacu terselesaikannya proyek tepat waktu, sehingga masyarakat Tengaran segera menikmati fasilitas publik yang aman, kokoh, dan tahan lama. (yos)


Pos terkait