Semarang, DetikManado.com — Di sela-sela deru mesin dan cangkul pengerjaan fisik pengecoran jalan, sebuah pemandangan menyentuh hati tersaji di Dusun Gompyong, Desa Cukil, Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang.
Pratu Zaenal (28), personel Batalyon Arhanud 15/DBY yang tergabung dalam Satgas TMMD, tertangkap kamera telaten menyambangi kediaman Waidi (70), warga seorang setempat yang telah tujuh tahun berjuang melawan penyakit stroke, Selasa (21/7/2026).
Melihat kondisi Waidi yang keterbatasan fisik dan membutuhkan bantuan di usia senjanya, Pratu Zaenal tanpa ragu merangkul dan membantu kakek tersebut untuk berjemur menikmati sinar matahari pagi di halaman rumahnya. Sentuhan kemanusiaan ini menghadirkan senyum hangat dan kebahagiaan tersendiri bagi Waidi beserta keluarganya di tengah perjuangan melawan penyakit.
“Bagi kami, pengabdian kepada rakyat tidak berhenti pada pembangunan jalan atau fasilitas umum saja. Merawat dan memberikan perhatian kepada orang tua seperti Bapak Waidi adalah kewajiban moril, kami menganggap beliau seperti orang tua sendiri,” ujar Pratu Zaenal di lokasi.
Aksi kepedulian prajurit TNI tersebut menjadi bukti nyata bahwa kehadiran tentara di tengah permukiman tidak hanya membawa dampak fisik, melainkan juga memperkuat ikatan emosional dan kemanusiaan. Kasih sayang serta perhatian sederhana yang diberikan terbukti mampu mencukupi semangat baru bagi warga yang membutuhkan.
Kegiatan sosial ini merupakan bagian tak terpisahkan dari Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-129 Tahun Anggaran 2026 yang diselenggarakan oleh Kodim 0714/Salatiga. Pembukaan program TMMD tersebut telah resmi dilaksanakan pada Rabu (15/7/2026) lalu di Desa Cukil, Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah, dengan dihadiri langsung oleh Komandan Kodim 0714/Salatiga Letkol Kav Fajar Hapsari Nugroho, SIP MM, bersama Bupati Semarang H. Ngesti Nugraha, SH MH. (yos)















