Sah! 419 Bintara Remaja di Polda Sulut Resmi Pakai Baret Coklat Samapta

Kapolda Sulut menyiramkan air kembang dan memakaikan baret coklat khas samapta kepada perwakilan. (foto humas)

Minut, DetikManado.com – Sebanyak 419 bintara remaja Polri di Polda Sulut, mengiuti tradisi pembaretan pembaretan bintara remaja Direktorat Samapta Polda Sulut.

Para bintara remaja berpangkat Brigadir Polisi Dua (Bripda) ini terdiri dari 173 polisi laki-laki dan 10 polisi wanita angkatan 47, kemudian 226 polisi laki-laki dan 10 polisi wanita angkatan 48.

Kegiatan tradisi pembaretan ini dilaksanakan sejak Kamis (9/3/2023), yang upacara pemberangkatan dan pelepasan pesertanya dipimpin oleh Wakapolda Sulut, di Mapolda.

Kegiatan tersebut kemudian ditutup langsung Kapolda Sulut Irjen Pol Setyo Budiyanto melalui memimpin upacara penutupan tradisi pembaretan bintara remaja Direktorat Samapta Polda Sulut, pada Jumat (10/3/2023), di Pantai Paal Likupang Timur, Kabupaten Minahasa Utara.

Upacara penutupan tradisi pembaretan ini ditandai secara simbolis dengan pelepasan topi rimba perwakilan bintara remaja angkatan 47 dan 48 oleh Kapolda Sulut. Setelah itu, Kapolda Sulut menyiramkan air kembang dan memakaikan baret coklat khas samapta kepada perwakilan.

Sementara itu Kapolda Sulut dalam amanatnya, mengucapkan terima kasih kepada Direktur Samapta Polda Sulut beserta para panitia yang telah merencanakan, menyiapkan, hingga melaksanakan seluruh rangkaian kegiatan tradisi pembaretan ini dengan baik.

“Puji syukur, semua bisa terlaksana dengan baik dan lancar. Berdasarkan laporan dari Direktur Samapta, tidak ada masalah. Semuanya bisa dilaksanakan dengan baik dan benar serta luar biasa. Ini terlihat sampai dengan pelaksanaan akhir, bukan hanya sekadar apel dan upacara saja tapi segala sesuatunya disiapkan dengan sebaik-baiknya,” kata Irjen Pol Setyo Budiyanto.

Lanjutnya, kegiatan pembaretan bukan hanya sekadar formalitas tetapi merupakan sebuah proses dan ritual yang mengandung makna. Yaitu, sebagai tanda seorang bintara remaja masuk menjadi bagian dari Polda Sulut lebih khusus Direktorat Samapta.

“Jadi, pembaretan itu kalau secara umum semuanya bisa langsung menggunakan atau memakai baret. Tapi kalau menggunakan dan memakai baret ada prosesnya, ada ritualnya, maka itu membawa sebuah kebanggaan tersendiri sebagai bagian awal untuk bergabung dan melaksanakan tugas di Direktorat Samapta Polda Sulut,” ujar Irjen Pol Setyo Budiyanto memotivasi.

Komentar Facebook