Semarang, DetikManado.com – Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-129 di Desa Cukil, Kabupaten Semarang, terus menunjukkan kemajuan signifikan. Prajurit TNI resmi menyelesaikan tahap pelepasan papan cor pada pembangunan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) milik Sri Widyatun di Dusun Gompyong, Minggu (9/8/2026).
Pelepasan rangka cetakan dinding beton tersebut menjadi penanda penting bahwa pengerjaan fisik rumah warga kurang mampu ini telah memasuki tahap akhir. Didukung warga setempat, para prajurit bekerja bahu-membahu memastikan setiap struktur bangunan berdiri kokoh dan rapi.
“Pelepasan papan cor ini menandakan cetakan struktur utama dinding sudah mengering sempurna dan siap dilanjutkan ke tahap finishing ,” ujar salah satu anggota Satgas TMMD di lokasi kegiatan.
Ia menegaskan, pengerjaan tidak sekedar mengejar target waktu, melainkan juga mengutamakan keamanan serta kelayakan hunian.
“Kehadiran kami di sini adalah bentuk pengabdian. Kami ingin memastikan keluarga Ibu Sri segera memiliki tempat tinggal yang aman, nyaman, dan layak,” tambahnya.
Sementara itu, pemilik rumah, Sri Widyatun, tak mampu menyembunyikan rasa harunya melihat rumah yang kini berdiri kokoh.
“Saya sangat bersyukur dan berterima kasih kepada Bapak-Bapak TNI dan warga yang sudah bekerja keras tanpa kenal lelah. Dulu rumah saya sangat prihatin, sekarang mimpi punya rumah layak akhirnya terwujud,” ungkap Sri.
Melalui program TMMD ini, TNI tidak hanya mempercepat pembangunan infrastruktur dan perumahan warga di pedesaan, tetapi juga mempererat tali silaturahmi serta semangat gotong royong antara aparat dan masyarakat Desa Cukil. (yos)















