Semarang, DetikManado.com — Impian memiliki hunian yang aman dan nyaman kini bukan lagi sekedar angan-angan bagi Sunarji (56), warga RT 05 RW 02 Desa Cukil, Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang.
Melalui program rehabilitasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH), tempat tinggalnya kini bertransformasi menjadi bangunan yang lebih kokoh dan layak ditempati berkat kebersamaan Satgas TNI dan warga sekitar.
Suasana keakraban tampak jelas di lokasi pembangunan pada Kamis (23/7/2026). Anggota Satgas bersama tetangga Sunarji bahu-membahu merenovasi rumah tersebut. Tanpa lelah, mereka berbagi tugas mulai dari mengangkut bahan, menyiapkan bata ringan, hingga menyiapkan adukan air mani. Semangat kebersamaan yang terjalin erat ini menjadi bukti nyata bahwa budaya gotong royong di tengah masyarakat Desa Cukil masih terjaga dengan sangat baik.
Rasa haru dan syukur tak mampu diungkapkan oleh Sunarji saat melihat perumahannya dibangun secara bergotong royong. Ia menyampaikan terima kasih yang mendalam kepada TNI dan Pemerintah Kabupaten Semarang atas kepedulian yang diberikan kepada keluarganya.
“Saya sangat berterima kasih dan berterima kasih kepada Bapak-bapak TNI dan Pemerintah Kabupaten Semarang. Bantuan ini sangat berarti bagi keluarga kami,” ujar Sumarji.
Dia mengatakan, sekarang dirinya bisa memiliki rumah yang lebih aman dan nyaman untuk ditinggali. Kehadiran para prajurit TNI di sini tidak hanya membantu fisik bangunan, tetapi juga memberi kami semangat dan memotivasi warga untuk terus menjaga kebersamaan.
Kegiatan rehabilitasi rumah milik Sunarji ini merupakan bagian integral dari Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-129 Tahun Anggaran 2026 yang diselenggarakan oleh Kodim 0714/Salatiga. Pembukaan program terpadu ini telah dilaksanakan secara resmi di Desa Cukil, Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah pada Rabu (15/7/2026) lalu. Acara pembukaan tersebut dihadiri langsung oleh Komandan Kodim 0714/Salatiga Letkol Kav Fajar Hapsari Nugroho SIP MM bersama Bupati Semarang H Ngesti Nugraha SH MH. Sinergi lintas sektoral ini menjadi bukti nyata komitmen kemanunggalan TNI, pemerintah daerah, dan rakyat dalam mengakselerasi pembangunan serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat pedesaan. (yos)














