Tembus Cuaca Terik, Warga dan TNI Bahu-membahu Cor Jalan Desa Cukil

Semarang, DetikManado.com — Menyikapi tantangan infrastruktur di pedesaan, semangat gotong royong antara prajurit TNI dan warga desa terbukti menjadi kunci utama percepatan pembangunan. Hal tersebut terlihat jelas pada hari kesembilan pengerjaan pengecoran jalan di Dusun Gompyong, Desa Cukil, Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah.

Sejak pagi hari, para personel prajurit bersama warga setempat telah berkumpul di lokasi proyek. Mereka tampak kompak bahu-membahu menyiapkan adukan beton, mengangkut material berat, hingga meratakan lapisan pengecoran jalan. Kendati sengatan cuaca terik menyelimuti kawasan tersebut, ritme kerja serta antusiasme di lapangan sama sekali tidak menyurut.

Bacaan Lainnya

Pengecoran jalan ini difokuskan untuk mempermudah konektivitas dan memperlancar mobilitas harian masyarakat pedesaan. Akses jalan yang kokoh dan memadai dinilai menjadi faktor krusial dalam mendongkrak roda perekonomian warga Dusun Gompyong secara berkelanjutan.

Sinergi yang erat di lapangan tersebut mendapatkan apresiasi tinggi dari jajaran komando wilayah.

“Kekompakan yang terlihat di lapangan menjadi bukti nyata bahwa budaya gotong royong masih menjadi kekuatan utama dalam membangun desa,” ujar Komandan Kodim 0714/Salatiga Letkol Kav Fajar Hapsari Nugroho SIP MM.

Ia menegaskan bahwa partisipasi aktif warga bersama prajurit merupakan modal dasar dalam menyelesaikan target fisik tepat waktu. “Dengan kerja sama yang solid, proses pengecoran jalan terus dikebut agar selesai sesuai target. Infrastruktur jalan yang dibangun diharapkan mampu meningkatkan akses transportasi, memperlancar aktivitas ekonomi warga, serta memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat Dusun Gompyong,” tambahnya.

Proyek pembangunan jalan infrastruktur ini merupakan bagian integral dari rangkaian Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-129 Tahun Anggaran 2026 yang diselenggarakan oleh Kodim 0714/Salatiga. Pembukaan program TMMD itu sendiri telah resmi dilaksanakan di Desa Cukil, Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang pada Rabu, 15 Juli 2026, yang dihadiri langsung oleh Dandim 0714/Salatiga Letkol Kav Fajar Hapsari Nugroho SIP MM bersama Bupati Semarang H Ngesti Nugraha SH MH. Melalui program terpadu ini, sinergi antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat diharapkan dapat mempercepat pemerataan pembangunan di wilayah pedesaan sekaligus memperkokoh kemanunggalan TNI dengan rakyat. (yos)


Pos terkait