Kotamobagu, DetikManado.com – Wali Kota Kotamobagu, Weny Gaib, menerima audiensi jajaran pengurus Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Sulawesi Utara dan PWI Kota Kotamobagu di Rumah Dinas Wali Kota, Sabtu (27/06/2026).
Pertemuan yang berlangsung penuh keakraban tersebut menjadi momentum untuk memperkuat komunikasi dan sinergi antara Pemerintah Kota (Pemkot) Kotamobagu dengan insan pers dalam mendukung pembangunan daerah melalui penyampaian informasi yang akurat, berimbang, dan edukatif.
Hadir dalam audiensi tersebut Ketua PWI Sulawesi Utara, Sintya Nidya Christin Bojoh, bersama Ketua PWI Kota Kotamobagu terpilih periode 2026–2029, Konni Balamba.
Dalam kesempatan itu, Wali Kota Weny Gaib menegaskan bahwa pers merupakan mitra strategis pemerintah yang memiliki peran penting dalam mendorong transparansi serta menyampaikan berbagai program pembangunan kepada masyarakat.
“Silaturahmi seperti ini sangat penting untuk membangun komunikasi yang baik. Kami berharap sinergi antara Pemkot Kotamobagu dan insan pers terus terjalin dengan kuat demi kemajuan daerah dan kesejahteraan masyarakat,” ujar Weny Gaib.
Menurutnya, kolaborasi yang baik antara pemerintah dan media akan menghadirkan informasi yang berkualitas sekaligus meningkatkan partisipasi masyarakat dalam mendukung pembangunan daerah.
Sementara itu, Ketua PWI Sulut, Sintya Nidya Christin Bojoh, mengapresiasi sambutan hangat dari Wali Kota Kotamobagu. Ia berharap hubungan baik antara pemerintah dan insan pers terus terjalin dengan tetap menjunjung tinggi fungsi kontrol sosial yang menjadi tugas pers.
“Kami berharap informasi pembangunan dapat tersampaikan secara luas kepada masyarakat, namun tetap menjaga fungsi kontrol sosial yang dimiliki pers,” katanya.
Sintya juga optimistis kepengurusan baru PWI Kota Kotamobagu di bawah kepemimpinan Konni Balamba mampu membawa organisasi semakin profesional, solid, dan menjunjung tinggi kode etik jurnalistik.
Menanggapi hal tersebut, Ketua PWI Kota Kotamobagu terpilih, Konni Balamba, menegaskan komitmennya untuk terus membangun organisasi yang profesional serta mendukung pembangunan daerah melalui karya jurnalistik yang berkualitas, independen, dan berlandaskan kode etik profesi.
“Ini menjadi energi positif bagi kami. Ke depan, kami siap bersinergi mendukung pembangunan daerah melalui karya jurnalistik yang kritis, independen, dan berlandaskan kode etik profesi,” ujar Konni. (Dayat)















