Kotamobagu, DetikManado.com – Wali Kota Kotamobagu, Weny Gaib, mendampingi Ketua Umum Pimpinan Pusat (PP) Gerakan Pemuda (GP) Ansor, Addin Jauharudin, dalam agenda silaturahmi bersama Gubernur Sulawesi Utara, Yulius Selvanus, di Wisma Negara Gubernur Sulut, Manado, Minggu (02/08/2026).
Dalam pertemuan tersebut, Weny Gaib hadir sebagai Sekretaris Dewan Penasihat Pengurus Wilayah (PW) GP Ansor Sulawesi Utara bersama Ketua Dewan Penasihat PW GP Ansor Sulut, Yusra Alhabsyi, Ketua PW GP Ansor Sulut Hamri Mokoagow, serta jajaran pengurus dan kader GP Ansor.
Silaturahmi yang berlangsung hangat itu membahas penguatan kolaborasi antara Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara dan GP Ansor dalam mendukung pembangunan daerah, peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM), penguatan ekonomi, serta menjaga persatuan dan moderasi beragama.
Gubernur Sulawesi Utara, Yulius Selvanus, menyampaikan apresiasi atas kepengurusan baru PW GP Ansor Sulut dan menegaskan komitmen pemerintah provinsi untuk mendukung eksistensi organisasi tersebut, termasuk dengan menyiapkan fasilitas sekretariat bagi PW GP Ansor Sulut.
Sementara itu, Ketua Umum PP GP Ansor, Addin Jauharudin, menegaskan bahwa organisasi yang kuat harus ditopang oleh sumber daya manusia yang berkualitas dan kemandirian ekonomi agar mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Bagi Wali Kota Weny Gaib, pertemuan tersebut menjadi momentum penting untuk mempererat sinergi antara pemerintah daerah dan organisasi kepemudaan dalam mendukung percepatan pembangunan, termasuk di Kota Kotamobagu dan kawasan Bolaang Mongondow Raya.
Kehadiran Weny dalam pertemuan itu juga mencerminkan komitmennya dalam membangun kolaborasi dengan berbagai elemen masyarakat dan organisasi kepemudaan sebagai mitra strategis pemerintah untuk mendorong pembangunan yang inklusif, menjaga kerukunan, serta meningkatkan kualitas sumber daya manusia di daerah.
Pertemuan diakhiri dengan komitmen bersama untuk terus memperkuat sinergi antara pemerintah dan GP Ansor dalam mewujudkan pembangunan yang berkelanjutan, sekaligus menjaga persatuan, toleransi, dan semangat kebangsaan di Sulawesi Utara. (Dayat)















