Bitung, DetikManado.com – Pipa distribusi milik Perumda Air Minum Duasudara Kota Bitung mengalami kebocoran di wilayah Danowudu, Kecamatan Ranowulu.
Akibat gangguan tersebut, sejumlah kawasan dipastikan mengalami penghentian sementara distribusi air bersih selama proses perbaikan berlangsung.
Direktur Perumda Air Minum Duasudara Bitung, Alfred Salindeho, turun langsung meninjau lokasi kebocoran pada Kamis (25/6/2026).
Ia melakukan pengawasan sekaligus memastikan tim teknis bergerak cepat melakukan penanganan agar pelayanan kepada pelanggan dapat segera kembali normal.
Di lokasi, tim reaksi cepat Perumda mulai melakukan penggalian untuk mengidentifikasi penyebab pasti pecahnya pipa. Hingga saat ini, penyebab kebocoran masih dalam proses investigasi.
“Kami ingin memastikan pekerjaan berjalan maksimal, cepat dan tepat sehingga gangguan pelayanan bisa segera dipulihkan,” ujar Alfred.
Ia menjelaskan, kasus kebocoran pipa masih menjadi tantangan yang kerap terjadi. Faktor penyebabnya beragam, mulai dari kondisi teknis jaringan pipa, perubahan tekanan distribusi air hingga pengaruh bencana alam seperti gempa bumi.
Meski begitu lanjut Alfred, distribusi air masih akan diupayakan mengalir hingga Jumat (26/6) pagi.
“Pelayanan air masih kami maksimalkan sampai sekitar pukul 07.00 Wita. Namun mulai pukul 08.00 Wita distribusi akan ditutup sementara agar proses perbaikan dapat dilakukan secara maksimal,” katanya.
Ia juga mengimbau masyarakat yang berada di wilayah terdampak untuk menampung air secukupnya sebagai cadangan selama proses pekerjaan berlangsung.
“Semoga proses perbaikan dapat berjalan lancar sehingga pasokan air ke pelanggan bisa kembali normal secepatnya,” pungkasnya.
Adapun sejumlah kawasan yang terdampak gangguan distribusi air meliputi Kompleks Rumah Dinas Wali Kota, Kompleks Gereja Zaitun, belakang Kodim, Kompleks Paceda Lorong 1, Kompleks Gereja Puncak Selamat, Kompleks Bonansa, Rumah Dinas Imigrasi, Candi Manangis, Candi Tatawa, Kusu-Kusu Erpak, Kompleks SMP Negeri 12, Lorong Satal Atas, Kampung Parah, Lapangan Tembak, Perumahan Grenfil, kawasan STBM, Ibu Surih hingga Perumahan Pengungsi.
(Jamal Gani)















