Deru Mesin Molen dan Sinergi TNI-Warga Pacu Akses Jalan di Pelosok Semarang

Semarang, DetikManado.com– Suara deru mesin pengaduk semen atau molen tak henti-hentinya bergema di kawasan pedesaan Kabupaten Semarang. Mesin sederhana ini menjadi “eksekutor” vital di lapangan yang terus berputar saban hari untuk memastikan adukan beton berkualitas siap mencetak jalan rabat beton yang kokoh, kuat, dan tahan lama bagi warga sekitar.

Pemandangan tersebut terlihat jelas dari tingginya ritme kerja personel Satuan Tugas (Satgas) yang bahu-mambahu bersama warga lokal pada Senin (20/7/2026).

Bacaan Lainnya

Sejak pagi hingga sore, mereka membagi tugas secara presisi: sebagian menyiapkan bahan semen, pasir, serta kerikil, sementara yang lain sigap mengoperasikan mesin dan mendistribusikan adukan ke titik pengecoran jalan. Semangat gotong royong ini membuat pengerjaan infrastruktur fisik berjalan jauh lebih cepat tanpa sedikit pun mengorbankan kualitas mutu konstruksi.

Kehadiran teknologi pengaduk mekanis ini dirasakan langsung manfaatnya oleh para personel di lapangan dalam menjaga konsistensi material jalan yang sedang dibangun.

“Mesin molen sangat membantu mempercepat pekerjaan. Dengan alat ini, adukan beton menjadi lebih merata sehingga kualitas konstruksi tetap terjaga,” ujar Agus, salah satu personel Satgas di lokasi pembangunan.

Lebih dari sekedar alat bantu kerja, putaran mesin molen tersebut menyimpan harapan besar masyarakat akan hadirnya akses jalan yang representatif. Infrastruktur jalan yang memadai pasti akan memangkas waktu tempuh warga, memperlancar mobilitas hasil pertanian, mempermudah akses pendidikan anak-anak desa, hingga mempercepat jangkauan pelayanan sosial.

Rangkaian percepatan pembangunan infrastruktur pedesaan ini merupakan bagian terintegrasi dari Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-129 Tahun Anggaran 2026 yang dilaksanakan oleh Kodim 0714/Salatiga. Pembukaan program terpadu lintas sektoral ini sebelumnya telah resmi digelar di Desa Cukil, Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah, pada Rabu (15/7/2026).

Upacara pembukaan kegiatan tersebut dihadiri langsung oleh Komandan Kodim 0714/Salatiga, Letkol Kav Fajar Hapsari Nugroho, SIP MM, bersama Bupati Semarang, H. Ngesti Nugraha, SH MH, sebagai wujud nyata sinergi kokoh antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam memajukan kesejahteraan warga serta memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat.(yos)


Pos terkait