Kotamobagu, DetikManado.com – Rektor baru Institut Agama Islam Muhammadiyah (IAIM) Kotamobagu, Feby Ismail, resmi dilantik. Pelantikan tersebut menjadi momentum memperkuat kolaborasi antara Pemerintah Kota Kotamobagu dan perguruan tinggi dalam mencetak sumber daya manusia (SDM) yang unggul, berkarakter, dan berdaya saing.
Prosesi pelantikan dihadiri Majelis Pendidikan Tinggi, Penelitian, dan Pengembangan (Diktilitbang) Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Achmad Jainuri, jajaran Persyarikatan Muhammadiyah, civitas akademika IAIM Kotamobagu, pimpinan perguruan tinggi, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta para tamu undangan.
Pada kesempatan tersebut, Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Kota Kotamobagu, Sahaya Mokoginta, membacakan sambutan tertulis Wali Kota Kotamobagu, Weny Gaib.
Dalam sambutannya, Wali Kota menyampaikan ucapan selamat kepada Feby Ismail atas amanah sebagai Rektor IAIM Kotamobagu. Ia berharap kepemimpinan baru mampu membawa IAIM menjadi perguruan tinggi Islam yang semakin unggul, inovatif, dan berdaya saing dengan tetap berlandaskan nilai-nilai Al-Qur’an dan As-Sunnah.
“IAIM diharapkan mampu melahirkan generasi yang berilmu, berakhlak mulia, serta memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan daerah, bangsa, dan negara,” demikian sambutan Wali Kota.
Wali Kota juga menyampaikan apresiasi kepada Evra Willy beserta seluruh sivitas akademika IAIM Kotamobagu atas dedikasi dan pengabdian selama masa kepemimpinannya. Berbagai capaian yang telah diraih dinilai menjadi fondasi penting bagi kepemimpinan baru dalam melanjutkan pengembangan institusi.
Menurut Wali Kota, perguruan tinggi memiliki peran strategis sebagai pusat pengembangan ilmu pengetahuan, riset, dan inovasi yang mampu menjawab berbagai tantangan pembangunan. Karena itu, sinergi antara pemerintah daerah dan perguruan tinggi perlu terus diperkuat.
Pemerintah Kota Kotamobagu juga memberikan apresiasi kepada Persyarikatan Muhammadiyah atas kontribusinya dalam memajukan dunia pendidikan melalui berbagai amal usaha. Kehadiran Achmad Jainuri dinilai sebagai bentuk komitmen Pimpinan Pusat Muhammadiyah dalam memperkuat mutu dan tata kelola perguruan tinggi Muhammadiyah di Indonesia.
Melalui momentum pelantikan tersebut, Pemerintah Kota Kotamobagu menegaskan komitmennya untuk terus membangun kolaborasi dengan perguruan tinggi, organisasi kemasyarakatan, dunia usaha, dan seluruh elemen masyarakat guna mewujudkan pembangunan yang inklusif, berkelanjutan, serta meningkatkan daya saing daerah melalui penguatan kualitas sumber daya manusia. (Dayat)















