Bitung, DetikManado.com – Kepemimpinan Wali Kota Hengky Honandar dan Wakil Wali Kota Randito Maringka mendapat pekerjaan rumah besar dalam menekan angka kemiskinan.
Data Badan Pusat Statistik (BPS) Sulawesi Utara mencatat, Kota Bitung masih menjadi kota dengan persentase penduduk miskin tertinggi di Sulut.
Berdasarkan data BPS yang diperbarui Februari 2026, angka kemiskinan Kota Bitung mencapai 5,81 persen. Angka tersebut menjadi yang tertinggi dibanding tiga kota lain di Sulawesi Utara, yakni Kota Tomohon, Manado, dan Kotamobagu.
Jika dikonversi dengan jumlah penduduk Bitung sebanyak 217.206 jiwa, maka terdapat sekitar 13 ribu warga yang masih berada dalam kategori miskin.
Capaian tersebut menjadi tantangan bagi pemerintahan Hengky Honandar-Randito Maringka yang saat ini memimpin Kota Bitung, terutama dalam mendorong pertumbuhan ekonomi agar lebih berdampak langsung terhadap masyarakat.
Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Kota Bitung, Altin Tumengkol, mengatakan angka kemiskinan tersebut menunjukkan tren penurunan dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.
“Persentase ini juga menunjukkan tren penurunan jika dibandingkan dengan tahun-tahun sebelumnya, sekaligus menegaskan bahwa Kota Bitung memiliki tingkat kemiskinan yang relatif rendah dan berada di bawah rata-rata nasional,” ujar Altin, Selasa (21/7/2026).
Berdasarkan catatan BPS, angka kemiskinan Kota Bitung mengalami naik turun dalam beberapa tahun terakhir. Pada 2020 tercatat sebesar 6,41 persen, kemudian 2021 naik menjadi 6,43 persen.
Tahun 2022 turun menjadi 6,20 persen, sebelum kembali naik pada 2023 menjadi 6,56 persen.
Pada 2024 angka kemiskinan turun menjadi 6,27 persen dan kembali mengalami penurunan pada 2025 menjadi 5,81 persen.
Meski menjadi kota dengan angka kemiskinan tertinggi di antara kota-kota di Sulut, posisi Bitung secara keseluruhan kabupaten/kota berada di urutan ke-12 dari 15 daerah.
Artinya, masih terdapat 11 kabupaten/kota di Sulut dengan tingkat kemiskinan lebih tinggi dibandingkan Kota Bitung.
Kabupaten Kepulauan Sangihe menjadi daerah dengan angka kemiskinan tertinggi yakni 10,91 persen, disusul Bolaang Mongondow Selatan 10,52 persen, dan Minahasa Tenggara 10,31 persen.
Sementara tiga daerah dengan tingkat kemiskinan terendah yakni Kota Tomohon 4,86 persen, Kota Manado 4,99 persen, dan Kota Kotamobagu 5,14 persen.
(Jamal Gani)















