Tomohon, Detik Manado.com – Aktivitas vulkanik Gunung Lokon di Kota Tomohon, Sulawesi Utara, hingga saat ini masih bertahan di Level II (Waspada). Berdasarkan pengamatan terbaru, terekam adanya aktivitas kegempaan vulkanik dan hembusan asap kawah yang patut diwaspadai oleh masyarakat maupun wisatawan.
Dalam periode pengamatan Kamis (14/05/2026) mulai pukul 00.00 hingga 24.00 Wita, petugas mencatat adanya satu kali gempa hembusan dengan durasi 10 detik dan satu kali gempa vulkanik dangkal beramplitudo 16 mm. Secara visual, puncak kawah Tompaluan juga terus mengeluarkan asap putih dengan intensitas tipis hingga sedang.
Penyusun Data dari Pos Pengamatan Gunung Api Lokon, Rendra Nugraha, menegaskan bahwa meski kondisi visual terlihat cukup tenang dengan tinggi asap hanya berkisar 5-25 meter, potensi bahaya tetap mengintai di sekitar kawah.
“Kami terus memantau perkembangan aktivitas seismik di G. Lokon secara intensif. Berdasarkan data terkini, masyarakat dan wisatawan sangat dilarang melakukan aktivitas atau mendekat dalam radius 1,5 kilometer dari Kawah Tompaluan yang merupakan pusat aktivitas,” ujar Rendra Nugraha dalam keterangan resminya, Jumat (15/05/2026).
Selain ancaman aktivitas di kawah, Rendra juga mengingatkan warga akan potensi bahaya sekunder berupa banjir lahar dingin, mengingat curah hujan di wilayah Tomohon tercatat mencapai 5 mm per hari.
“Masyarakat perlu mewaspadai potensi lahar pada sungai-sungai yang berhulu dari puncak Gunung Lokon, terutama saat terjadi hujan deras. Jika terjadi letusan atau hujan abu, segera gunakan masker dan pelindung mata serta tetap berada di dalam rumah,” tambahnya.
Hingga berita ini diturunkan, tingkat aktivitas Gunung Lokon masih belum menunjukkan penurunan status. Pihak berwenang mengimbau warga sekitar untuk tetap tenang namun selalu mengikuti instruksi dan rekomendasi dari Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi. (yos)















