Tomohon, DetikManado.com — Kepala Kantor Wilayah (Kanwil) Direktorat Jenderal (Ditjen) Pemasyarakatan Sulut, Haposan Silalahi, menggelar inspeksi mendadak (sidak) di Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) Kelas II Tomohon dan Lembaga Pemasyarakatan Perempuan (LPP) Kelas IIB Manado pada Minggu (12/7/2026).
Langkah ini diambil untuk memastikan keamanan tetap terjaga ketat meski di hari libur.
Dalam sidak tersebut, Haposan meninjau langsung blok hunian dan memimpin penertiban barang-barang pribadi milik warga binaan yang kedapatan melebihi kapasitas ketentuan. Menariknya, penertiban tidak dilakukan dengan cara menyita paksa, melainkan melalui pendekatan persuasif dan humanis. Warga binaan diajak berdialog untuk menata ulang kamar mereka agar lebih rapi.
“Penataan ini kami lakukan secara persuasif. Tujuannya agar lingkungan hunian menjadi lebih bersih, sehat, rapi, dan nyaman. Jika lingkungannya kondusif, proses pembinaan pun bisa berjalan dengan lebih optimal,” ujar Haposan Silalahi di sela-sela peninjauan.
Selain menertibkan blok hunian, Haposan Silalahi juga memberikan instruksi tegas kepada seluruh petugas pengamanan, terutama petugas Penjaga Pintu Utama (P2U). Ia meminta pengawasan diperketat guna menutup celah masuknya barang-barang terlarang. Salah satu aturan yang ditegaskan adalah pembatasan ketat terkait mekanisme penitipan barang.
“Saya instruksikan kepada seluruh petugas untuk konsisten menjalankan SOP. Jangan ada lagi penerimaan penitipan barang di luar jam besuk, termasuk kiriman yang menggunakan jasa ekspedisi. Ini adalah langkah preventif yang krusial,” tegas Haposan.
Di akhir sidaknya, Kakanwil Ditjen Pemasyarakatan Sulut meminta para Kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) untuk terus meningkatkan pengawasan melekat terhadap seluruh proses layanan dan pengamanan guna memastikan situasi Lapas Perempuan dan LPKA tetap kondusif. (yos)














