Operasi Patuh Samrat 2020 Berakhir, Dirlantas Polda Sulut Apresiasi Kinerja Jajaran

  • Whatsapp
Direktur Lalu Lintas Polda Sulut Kombes Pol Iwan Sonjaya.

Manado, DetikManado.com – Direktur Lalu Lintas Polda Sulut Kombes Pol Iwan Sonjaya mengapresiasi jajarannya dalam operasi patuh Samrat tahun 2020 yang berhasil menekan angka kecelakaan lalu lintas dan pelanggaran serta tempat rawan macet.

“Angka kecelakaan Lalin di tahun 2019 terjadi 29 kasus dan tahun ini, angka kecelakaan 27 kasus, terjadi penurunan. Ini berkat upaya dan kerja keras semua jajaran Direktorat Lalu Lintas Polda Sulut,” beber Sonjaya, Kamis (06/08/2020).

Bacaan Lainnya

Lanjut dia, korban meninggal dunia tidak mengalami perubahan. Di mana tahun 2019 ada 7 korban meninggal dunia dan di tahun 2020 juga ada 7 korban meninggal dunia.

“Untuk angka pelanggaran dari penindakan, terjadi penurunan yang signifikan yaitu tahun 2019 sebanyak 8.900 pelanggaran dan di tahun 2020 sebayak 4.200,” ungkapnya.

Menurutnya, Operasi Patuh Samrat 2020 lebih mengedepankan tindakan yang humanis, yakni preemtif 40 persen, preventif 40 persen dan penegakan hukum atau tilang 20 persen.

“Sasaran prioritas Operasi Patuh adalah pengemudi dan penumpang tidak pakai helm SNI, pengemudi menggunakan handphone, pengemudi melawan arus dan penggunaan sabuk pengaman,” katanya.

Selain itu, operasi patuh ini  terus menggelorakan sosialisasi untuk pencegahan Covid-19 dan juga melaksanakan kegiatan simpati, dengan cara membagikan masker kepada masyarakat.

“Kita juga menegur secara humanis kepada masyarakat yang belum menggunakan masker dan sama-sama kita mencegah meminimalisir terjadinya penyebaran covid-19,” pungkasnya.

Untuk diketahui Operasi Patuh Samrat 2020 yang digelar Polda Sulut dan jajaran selama 14 hari, secara resmi berakhir pada Rabu, 5 Agustus 2020. (ml)

Komentar Facebook
Print Friendly, PDF & Email

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *