Manado,DetikManado.com – Manajemen PT Elnusa Petrofin ungkapkan duka cita yang mendalam terhadap insiden tabrakan beruntun di Jalan Trans Sulawesi,Desa Munte,Kecamatan Tumpaan,Kabupaten Minahasa Selatan,Rabu 8 Maret 2023.
Dalam insiden ini 4 orang dinyatakan tewas yaitu Carrol Tulandi(24),Maikel Sagai (44)warga Desa Munte,Kecamatan Tumpaan,Kabupaten Minahasa Selatan dan Amelia Yalestya (31) dan anaknya, Elvino Zayyan Manabung bayi berusia 5 bulan.
“Saya mengucapkan turut berduka cita dan berbela sungkawa terhadap korban dan manajemen Elnusa Petrofin berempati dan akan bertanggung jawab dalam pengurusan jenazah maupun hal-hal yang berkaitan dengan santunan,”ujar Direktur Operasi Marketing PT Elnusa Petrofin Nur Kholis.
Pihaknya juga akan memfasilitasi dan membantu kepulangan dari 4 jenazah tersebut.
“Saat ini kami melibatkan banyak pihak untuk melakukan investigasi sehingga pertama kami manajemen Elnusa Petrofin mendukung penuh investigasi yang dilakukan,”terangnya.
Kemudian apa yang menjadi penyebab utama dari kejadian itu,pihaknya terus berkoordinasi dengan pihak kepolisian,Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT),tim dari Pertamina serta Pemerintah Daerah untuk mendapatkan penyebab dari kecelakaan tersebut.
“Mudah-mudahan ini akan memberikan dampak yang lebih baik agar kejadian ini tidak terulang lagi,”ucap Nur Kholis.
Selain itu,manajemen juga sudah bertemu keluarga di rumah sakit karena ada beberapa hal yang akan menjadi sebuah kesepakatan.
“Karena pada prinsipnya manajemen akan bertanggung jawab dan akan membantu proses pengurusan jenazah,”jelasnya.
Terkait dengan dugaan Rem Blong pada mobil tersebut PT Elnusa Petrofin selalu memiliki SOP dan selalu berkomunikasi dengan pihak Pertamina soal bagaimana melakukan segala persiapan operasional.
“Sebelum berangkat kami cek kesiapan awak mobil tangki dengan pemeriksaan kesehatan dan tidak lupa mereka dibekali dengan training-training yang sesuai dengan mandatori yang diberikan,”tutur Nur Kholis.
Pihaknya juga memastikan mobil-mobil yang akan bergerak dilakukan cheking dengan bantuan Healthy,Safety,Security,and Environmental (HSSE) Pertamina.
“Hal itu untuk memastikan mitigasi perjalanan baik dari segi pengemudinya maupun peralatannya,”tutup Nur Kholis.(ml)














