Semarang, DetikManado.com — Prajurit TNI berseragam loreng bersama puluhan warga setempat tampak menyatu di bawah terik matahari Dusun Gompyong, Desa Cukil, Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang, Selasa (21/7/2026). Tanpa sekat, mereka bergotong royong merakit struktur besi beton hingga menuangkan material cor demi memuluskan akses jalan perdesaan yang selama ini menjadi urat nadi perekonomian warga.
Pembangunan infrastruktur fisik ini pengerjaannya digenjot secara presisi. Personil Satgas bersama masyarakat membagi tugas secara cermat, mulai dari mengaduk bahan semen, memasang susunan tulangan besi agar konstruksi kokoh, hingga menarik benang ukur sebagai panduan agar ketebalan serta kerapian pengecoran jalan terjaga sesuai standar teknis.
Komandan Satgas TMMD Reguler Ke-129 Kodim 0714/Salatiga, Letkol Kav Fajar Hapsari Nugroho SIP, MM, menegaskan bahwa tekanan utama dalam setiap pengerjaan fisik ini adalah kualitas bangunan yang optimal serta ketepatan waktu pengerjaan. Menurutnya, hasil pembangunan harus benar-benar berdaya guna dalam jangka panjang bagi kemajuan desa.
“Bersama rakyat, TNI hadir bukan hanya membangun jalan dan rumah, tetapi juga membangun harapan, mempererat persaudaraan, serta mewujudkan desa yang semakin maju, mandiri, dan sejahtera. TMMD bukan sekadar membangun infrastruktur, tetapi juga membangun kebersamaan, kepedulian, dan semangat gotong royong antara TNI dan masyarakat,” ujar Letkol Kav Fajar Hapsari Nugroho.
Ia menambahkan, sinergi lintas sektor yang terjalin erat ini menjadi kunci utama agar seluruh sasaran fisik dapat rampung tepat waktu. Kehadiran prajurit di tengah organisasi warga pun mendapat sambutan hangat dari masyarakat Dusun Gompyong dan sekitarnya yang menyumbangkan tenaga serta swadaya demi percepatan pembangunan wilayah mereka.
Penyelesaian pengecoran jalan dan perakitan rangka beton ini diharapkan mampu memangkas biaya logistik hasil pertanian serta meningkatkan mobilitas harian warga. Dengan semakin memadainya akses transportasi, arus distribusi barang dan jasa di Kecamatan Tengaran diyakini akan bergerak lebih cepat dan mendorong peningkatan kesejahteraan masyarakat perdesaan.
Pembuatan kegiatan pengerjaan fisik yang berlangsung intensif ini merupakan bagian terintegrasi dari Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-129 Tahun Anggaran 2026 yang diselenggarakan oleh Kodim 0714/Salatiga. Program ini resmi dibuka di Desa Cukil, Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah, pada Rabu (15/7/2026) lalu.
Upacara pembukaan TMMD Ke-129 tersebut dihadiri langsung oleh Komandan Kodim 0714/Salatiga, Letkol Kav Fajar Hapsari Nugroho SIP MM, bersama Bupati Semarang, H. Ngesti Nugraha SH MH Kehadiran jajaran pimpinan daerah tersebut semakin mempertegas komitmen kolaborasi antara TNI dan Pemerintah Kabupaten Semarang dalam mengakselerasi pemerataan pembangunan infrastruktur hingga ke pelosok desa. (yos)















