Beraksi di 2 Provinsi, Langkah Badak Terhenti di Makassar

  • Whatsapp

Manado, DetikManado.com – Timsus Maleo Polda Sulut berkolaborasi dengan Tim Resmob Polda Makassar akhirnya berhasil menangkap pelaku pencurian atau maling kelas kakap di sejumlah rumah mewah dan pastori Gereja, Selasa (15/09/2020).

Adapun identitas kedua tersangka itu adalah SM Alias Pokol yang sudah lebih dulu ditangkap dan GP Alias Opi Badak (31) keduanya warga Wanea, Kota Manado yang ditangkap di Kota Makasar.

Bacaan Lainnya

Dari hasil penangkapan ini ditemukan sejumlah barang bukti yang mereka lakukan selang bulan Februari hingga Agustus 2020 di dua tempat yaitu Provinsi Sulut dan Sulsel antara lain 6 buah handphone, 1 buah Kalung emas plus Liontin 8 gram, 1 pasang anting emas 5,7 gram,1 buah sepeda lipat, serta 3 buah jam tangan.

“Kedua Tersangka melakukan pencurian dengan cara mencongkel pintu menggunakan obeng panjang kemudian hasil curian itu di serahkan kepada DT Alias Pace warga Singkil, Kota manado untuk di jual,” beber Wakatimsus Maleo AKP Frelly Sumampow.

Lanjut dia, sebelumnya pada bulan April 2020 polisi telah mengamankan pelaku SM alias Pokol bersama barang bukti sedangkan GP alias Opi Badak melarikan diri ke wilayah Makassar, Sulawesi Selatan.

“Tersangka GP sudah 4 kali di hukum di Rutan Malendeng dengan kasus pencurian dan pemberatan,” ungkap Sumampow.

Namun, sepak terjang tersangka Badak akhirnya berakhir. Pada Tanggal 12 September 2020, dia ditangkap di Kelurahan Maradekaya, Kota Makassar Sulawesi Selatan.

“Saat ini para pelaku menjalani proses penyidikan di Satuan Reskrim Polres Bitung untuk dilakukan pengembangan,” tandasnya. (ml)

Komentar Facebook
Print Friendly, PDF & Email

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *