Brimob yang Dikira ‘Aparat Impor’ Ternyata Bukan Andre Iroth dari Manado

  • Whatsapp
Tiga anggota Brimob bermata sipit membawa senjata jenias AK (kiri) dan Andre Iroth membawa senjata jenis Steyr (kanan). (foto : Istimewa)

Manado, DetikManado.com – Briptu Andre Krisandro Iroth, anggota Detasemen Gegana Sat Brimob Polda Sulut mendadak jadi viral setelah aksi 22 Mei yang dilakukan di depan kantor Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu).

Foto Andre sapaan akrab Andre Krisandro Iroth, beredar di media sosial facebook dan sempat diberitakan di media nasional dan lokal karena matanya yang sipit mirip dengan tiga anggota Brimob yang viral dituding sebagai aparat impor dari China.

Muat Lebih

Namun, setelah dilakukan penelusuran kepada rekan Andre sesama Brimob Manado, mengaku dirinya meragukan kalau diantara tiga orang tersebut adalah Andre.

“Di foto itu tertulis Pelopor pada lengan kanan, sedangkan Andre anggota Den Gegana, harusnya tertulis Gegana, Selain itu senjata yang disandang jenis AK 101 buatan rusia, sementara Andre membawa senjata jenis steyr buatan Austria,” jelas Brimob yang enggan namanya diberitakan.

Andre Iroth yang dihubungi DetikManado.com, Jumat (24/05/2019) sore, mengaku kaget dan bingung atas pemberitaan tentang dirinya.

“Saya mau klarifikasi, memang betul saya lagi BKO di sini (Polda Metro), tapi yang di foto pakai helm dan sebo itu bukan saya,” jelasnya.

Pria asal Desa Wuwuk, Kecamatan Tareran, Kabupaten Minahasa Selatan, Sulawesi Utara ini, menduga karena matanya yang agak sipit sehinga banyak orang yang mengira kalau di foto itu salahsatunya adalah dia.

“Saya juga belum tau yang di foto itu siapa,” kata Andre yang pernah menjadi sopir Dansat Brimob Sulut sebelumnya, Kombes Pol Iskandar SIK.

Sementara itu, Mabes Polri menghadirkan tiga anggota Brimob yang dituduh dari China pada jumpa pers yang dilaksanakan Jumat (24/05/2019).

“Kami tegaskan lagi bahwa kami adalah asli Brimob, bukan polisi China. Bahwa saya adalah Brimob Sumatera Utara. Saya asli dari Sumatera Utara,” tutur Briptu Raja Hiskia Rambe.

Senada dengan Hiskia, Briptu Ib Benuh Habib juga menegaskan dirinya asli Indonesia dan bertugas di Brimob Sumatera, tepartnya Tebingtinggi.

Pada kesempatan tersebut, Karo Penmas Divisi Humas Polri, Brigjen Dedi Prasetyo juga menjelaskan pengungkapan kasus penyebar hoax ‘anggota Brimob dari China’ yang dilakukan oleh Bareskrim Polri. (Mikhael)

Komentar Facebook

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *