Semarang, DetikManado.com – Kehadiran program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-129 Tahun Anggaran 2026 di Dusun Krajan, Desa Cukil, Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang, tidak hanya membawa perubahan fisik pada infrastruktur desa. Lebih dari itu, program ini berhasil membangun ikatan emosional yang kuat antara personel TNI dan masyarakat setempat melalui momen-momen sederhana yang penuh kehangatan.
Suasana keakraban tersebut terlihat jelas di sela-sela rehat pengerjaan proyek fisik pada Sabtu (18/7/2026). Warga dusun secara sukarela menyuguhkan secangkir teh manis hangat kepada para personel Satgas TMMD yang sedang beristirahat.
Di bawah rindangnya pohon, canda tawa dan obrolan ringan mengalir begitu saja, mencerminkan hilangnya sekat antara tentara dan rakyat. Bagi warga, menyajikan minuman dan camilan adalah bentuk apresiasi terkecil atas kerja keras TNI yang sedang membangun desa mereka.
Kehangatan interaksi ini diakui langsung oleh warga Dusun Krajan yang merasa kehadiran TNI membawa warna baru di kampung mereka. Gotong royong tidak lagi terasa sebagai beban, melainkan momen kebersamaan yang dinanti.
“Kami sangat senang dan bangga bisa berbagi kebersamaan dengan bapak-bapak TNI di sini. Kehadiran mereka membuat kampung kami jadi hidup. Lewat obrolan sambil minum teh bersama seperti ini, kami merasa seperti keluarga sendiri. Kami berharap silaturahmi dan semangat gotong royong ini tetap terjaga walau programnya sudah selesai nanti,” ujar salah seorang warga Dusun Krajan yang ikut berkumpul.
Momen humanis ini menjadi bukti nyata bahwa TMMD memiliki dimensi sosial yang mendalam, di mana kemanunggalan TNI dan rakyat bukan sekadar semboyan, melainkan realitas yang terjadi di lapangan. Secangkir teh manis sederhana terbukti mampu menghadirkan kehangatan, mempererat persaudaraan, sekaligus menjadi suntikan semangat baru dalam menuntaskan target pembangunan demi kemajuan Desa Cukil.
Rangkaian kegiatan berdampak positif ini merupakan bagian integral dari Program TMMD Reguler ke-129 Tahun Anggaran 2026 yang secara resmi dilaksanakan oleh Kodim 0714/Salatiga. Program berorientasi kerakyatan ini sebelumnya telah dibuka secara resmi pada Rabu (15/7/2026) lalu di Desa Cukil, Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah. Acara pembukaan tersebut dihadiri langsung oleh Komandan Kodim 0714/Salatiga, Letkol Kav Fajar Hapsari Nugroho SIP MM, bersama Bupati Semarang, H. Ngesti Nugraha SH MH, yang menegaskan komitmen bersama dalam mempercepat pembangunan di kawasan pedesaan. (yos)














