Semarang, DetikManado.com — Kehadiran ratusan personel TNI dalam program pembangunan di pelosok daerah ternyata tidak hanya mengubah wajah infrastruktur desa, melainkan juga langsung melejitkan isi dompet warga setempat. Peningkatan ekonomi secara instan ini dirasakan langsung oleh Siti (55), seorang pemilik kios kelontong dan warung kopi sederhana di Desa Cukil, Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang.
Sejak kawasan tempat tinggalnya dipadati oleh para prajurit, omzet penjualan warung Siti melonjak drastis dari hari biasanya. Setiap hari, terutama pada jam istirahat siang dan sore hari setelah bergotong-royong, kios miliknya selalu tumpah ruah dipadati oleh para anggota Satuan Tugas (Satgas) dan warga sekitar yang ingin melepas lelah. Mereka biasanya memesan kopi, membeli minuman dingin, rokok, hingga aneka camilan.
“Alhamdulillah, semenjak ada bapak-bapak tentara di sini, warung saya jadi ramai sekali. Biasanya sepi, sekarang dari pagi sampai sore ada saja yang mampir. Omzet jualan naik tajam, bisa buat tambahan tabungan keluarga,” ujar Siti dengan wajah sumringah saat ditemui di sela-sela kesibukannya melayani pembeli. Bagi Siti, kehadiran para tentara ini tidak sekadar memberikan keuntungan finansial, tetapi juga membawa suasana baru yang hangat melalui keramahan dan keakraban yang terjalin saban hari.
Dampak positif terhadap ekonomi mikro ini memang menjadi salah satu target nyata dari program yang sedang berjalan. Dansatgas menegaskan bahwa esensi utama dari kehadiran TNI di tengah masyarakat adalah memicu geliat roda perekonomian desa yang menjadi sasaran pembangunan. Melalui perputaran uang yang meningkat secara signifikan selama pelaksanaan program, kesejahteraan masyarakat lokal diharapkan dapat langsung terangkat, beriringan dengan target jangka panjang dari pembangunan infrastruktur yang sedang dikejar.
Geliat ekonomi di warung Siti ini merupakan bagian dari dampak positif pelaksanaan program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-129 Tahun Anggaran 2026 yang dilaksanakan oleh Kodim 0714/Salatiga. Kegiatan yang berpusat di Desa Cukil, Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah ini resmi dibuka pada Rabu (15/7/2026).
Upacara pembukaan TMMD tersebut dihadiri langsung oleh Komandan Kodim 0714/Salatiga, Letkol Kav Fajar Hapsari Nugroho SIP MM, serta Bupati Semarang, H. Ngesti Nugraha SH MH, yang turut memberikan dukungan penuh terhadap percepatan pembangunan dan kesejahteraan masyarakat di wilayah tersebut. (yos)















