Kawangkoan, DetikManado.com – Menanamkan budaya Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) sejak dini kini hadir dalam balutan yang menyenangkan. Ini ditempuh melalui kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) oleh dosen Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM) Universitas Sam Ratulangi (Unsrat) yang didanai oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM) Unsrat tahun 2026.
Mengusung tema inspiratif “Pondasi Selamat, Masa Depan Kuat: Edukasi K3 Sebagai Investasi Karakter Sejak Sekolah Dasar”, tim PKM yang digawangi oleh Sali M Marlessy SKM MKes, dr Virgin E Pioh MKes dan dr Monique PF Rotty SpJP (K) sukses menyapa 64 siswa-siswi kelas di SDN Inpres Talikuran Utara pada Senin 27 Juli 2026.
Kegiatan ini mendapatkan sambutan yang sangat hangat dari Kepala SD Inpres Talikuran Utara, Nova J Rompas SPd, serta didampingi penuh oleh guru kelas Merisa Bujung SPd, yang melihat program ini sebagai langkah strategis dalam membentuk kesadaran keselamatan anak-anak sejak usia sekolah dasar.
“Acara edukasi ini dikemas secara kreatif, interaktif, dan sangat ramah anak agar materi mudah dicerna oleh siswa-siswi,” ujar Sali M Marlessy SKM MKes.
Rangkaian kegiatan diawali dengan sosialisasi pengenalan dasar-dasar K3 yang membekali anak-anak dengan pemahaman penting mengenai keselamatan di sekolah, rumah, dan lingkungan sekitar. Suasana kelas semakin meriah ketika sesi berikutnya dilanjutkan dengan permainan ular tangga edukatif bertema khusus keselamatan kerja.

“Metode belajar sambil bermain terbukti berhasil menarik antusiasme tinggi dari para siswa, menjadikan edukasi K3 sebagai pengalaman berharga yang menyenangkan sekaligus membekali mereka dengan kepekaan terhadap potensi bahaya di sekeliling mereka,” tuturnya.
Sesi selanjutnya adalah pemaparan materi interaktif di hadapan siswa-siswi, serta simulasi permainan ular tangga edukatif dasar K3.
“Melalui pendekatan inovatif ini, Fakultas Kesehatan Masyarakat Unsrat berharap nilai-nilai kepedulian terhadap keselamatan dan kesehatan dapat mengakar kuat sebagai bagian dari karakter generasi muda Sulawesi Utara,” ujarnya.
Dia memaparkan, keberhasilan kegiatan PKM di SD Negeri Inpres Talikuran Utara ini tidak hanya memberikan wawasan baru bagi anak-anak, tetapi juga menjadi bukti nyata dedikasi akademisi dalam mengaplikasikan ilmu kesehatan masyarakat langsung ke akar rumput.
“Diharapkan, kegiatan berkelanjutan seperti ini terus meluas sehingga budaya selamat benar-benar terwujud mulai dari lingkungan sekolah dasar hingga masa depan bangsa yang lebih kuat,” ujar Sali M Marlessy SKM MKes didampingi dr Virgin E Pioh MKes dan dr Monique PF Rotty SpJP (K). **















