Kotamobagu, DetikManado.com – Kabar duka datang dari Tanah Suci Makkah, Arab Saudi. Salah satu jamaah haji asal Kelurahan Mongkonai, Kecamatan Kotamobagu Barat, Hi. Dulles Potabuga atau yang akrab disapa Papa Chika, wafat setelah menyelesaikan rangkaian ibadah haji.
Kepergian almarhum meninggalkan duka mendalam bagi keluarga, kerabat, dan masyarakat Kota Kotamobagu. Di tengah suasana ibadah yang penuh kekhusyukan di Baitullah, almarhum mengembuskan napas terakhir setelah menunaikan rukun Islam kelima yang menjadi impian setiap umat Muslim.
Pemerintah Kota Kotamobagu pun menyampaikan belasungkawa atas wafatnya almarhum. Wali Kota Kotamobagu, Weny Gaib, atas nama pribadi, keluarga, pemerintah daerah, dan seluruh masyarakat Kotamobagu, menyampaikan rasa kehilangan yang mendalam.
“Innalillahi wa inna ilaihi raji’un. Kami turut berduka cita yang sedalam-dalamnya atas wafatnya Bapak Hi. Dulles Potabuga di Tanah Suci Makkah. Semoga almarhum mendapatkan ampunan, rahmat, dan tempat terbaik di sisi Allah SWT. Kami juga mendoakan agar seluruh amal ibadah hajinya diterima oleh Allah SWT serta keluarga yang ditinggalkan diberikan kesabaran, ketabahan, dan keikhlasan,” ujar Weny Gaib.
Menurut Wali Kota, wafatnya almarhum setelah menunaikan seluruh rangkaian ibadah haji merupakan sebuah kemuliaan yang tidak dimiliki semua orang. Almarhum berpulang saat menjadi tamu Allah SWT di tanah yang paling suci bagi umat Islam.
“Kami meyakini bahwa jamaah haji yang wafat di Tanah Suci setelah menunaikan ibadah hajinya merupakan tamu Allah yang memperoleh kemuliaan tersendiri. Semoga keluarga yang ditinggalkan diberi kekuatan dan ketabahan dalam menghadapi cobaan ini,” tambahnya.
Sementara itu, Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Kota Kotamobagu, Sahaya Mokoginta, menjelaskan bahwa pemerintah daerah telah menerima laporan resmi dari petugas haji mengenai wafatnya almarhum.
Berdasarkan laporan tersebut, almarhum meninggal dunia pada pukul 02.00 dini hari waktu Makkah. Pemerintah Kota Kotamobagu saat ini terus berkoordinasi dengan petugas haji, Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH), serta pihak keluarga guna memastikan seluruh informasi tersampaikan dengan baik.
“Kami juga menerima laporan bahwa fardhu kifayah almarhum telah ditunaikan oleh petugas haji dan sesuai ketentuan yang berlaku, almarhum akan dimakamkan di Tanah Suci Makkah,” jelas Sahaya.
Bagi umat Islam, wafat di Tanah Suci saat menunaikan ibadah haji merupakan sebuah kemuliaan. Karena itu, di balik duka yang dirasakan keluarga dan masyarakat, terselip doa agar almarhum mendapatkan tempat terbaik di sisi Allah SWT dan seluruh amal ibadahnya diterima.
Kepergian Hi. Dulles Potabuga menjadi kehilangan bagi masyarakat Kotamobagu. Namun keteladanan dan kebaikan almarhum semasa hidup akan tetap dikenang oleh keluarga, sahabat, dan masyarakat yang mengenalnya. (Dayat)















