Kisah Aiptu Krisyantono, Lulus Seleksi Calon Perwira Setelah 11 Kali Gagal

Aiptu Krisyantono.

Manado, DetikManado.com – Perjuangan menjadi seorang perwira Polisi bukanlah hal yang mudah bagi Aiptu Krisyantono. Pria yang sehari-hari bertugas di Biro Logistik Polda Sulawesi Utara (Sulut) ini, telah berjuang mengikuti seleksi Sekolah Inspektur Polisi (SIP) sejak tahun 2008 lalu, namun baru berhasil lulus tahun ini.

“Saya pertama kali memenuhi syarat mengikuti seleksi SIP tahun 2008, tapi gugur di salah satu tahapan seleksi,” jelasnya kepada DetikManado.com, Selasa (08/10/2019).

Bacaan Lainnya

Gugur seleksi pertama, rupanya tidak menyurutkan semangat pria lulusan Seba Milsuk Pusdik Brimob Watu Kosek, Pasuruan, Jawa Timur, tahun 1992 ini. Pada tahun 2009 dia kembali mengikuti seleksi yang sama, dan lagi-lagi keberuntungan belum berpihak padanya, meski tidak gugur di tahapan seleksi, namun kalah bersaing di ranking terakhir dengan peserta lain.

Ayah dari Adens dan Bella ini terus mempersiapkan dirinya dengan berlatih dan berlajar demi menggapai cita-cita menjadi seorang perwira. “Saya tetap menjaga kesehatan dengan berolahraga dan belajar psikologi, supaya tidak kalah bersaing pada seleksi tahun berikutnya, karena semakin hari persaingan semakin ketat,” tuturnya.

Meski telah berlatih dan belajar, dewi keberuntungan juga belum berpihak padanya, perjuangan menjadi perwira terus dia lakukan hingga tahun 2016. Dan perjuangan tersebut terhenti di tahun 2017, karena usianya yang sudah lebih dari 45 tahun, tidak lagi memenuhi syarat untuk mengikuti seleksi SIP. “Tahun 2017 saya tidak bisa lagi ikut SIP karena umur sudah lewat 45 tahun, tapi saya juga belum bisa mengikuti Pendidikan Alih Golongan (PAG), karena untuk ikut PAG minimal umur 46 tahun,” kisah pria yang mengabdikan dirinya 27 tahun berdinas di Biro Logistik Polda Sulut.

Tahun berikutnya, yaitu 2018. Kriyantono memulai lagi perjuangannya untuk menjadi perwira, tapi kali ini bukan melalui jalur SIP. Melaikan jalur PAG, yaitu khusus anggota Polri yang berpangkat Ajun Inspektur Satu (Aiptu), dengan usia 46 tahun sampai 56 tahun.

Perjuangan menjadi seorang perwira Polisi bukanlah hal yang mudah bagi Aiptu Krisyantono.
Komentar Facebook

Pos terkait