Semarang, DetikManado.com — Di balik deru mesin dan cangkul pengerjaan fisik TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-129 Kodim 0714/Salatiga, aksi empati terpancar dari seorang petugas lapangan. Kapten Inf Sofyan Amirudin, Perwira Pengawas (Pawas) Program Rumah Tidak Layak Huni (RTLH), menyita perhatian saat menghentikan langkahnya untuk menyapa seorang pencari rumput lansia di tepi jalan desa, Rabu (5/8/2026).
Momen hangat tersebut terjadi saat para lansia sedang menggembalakan gerobak penuh rumput dan pakan ternak. Tanpa sekat, Kapten Sofyan menghampiri, mendengarkan cerita perjuangan hidup sang warga, hingga memberikan dorongan semangat di tengah kelelahan sore hari.
Komandan Kodim (Dandim) 0714/Salatiga, Letkol Kav Fajar Hapsari Nugroho, menegaskan bahwa kepedulian kecil di lapangan seperti ini justru menjadi pilar utama keberhasilan program TMMD.
“Pengabdian TNI tidak semata-mata diukur dari seberapa banyak bangunan fisik atau jalan rehab yang berhasil diselesaikan. Senyum yang tulus, sapaan hangat, dan kepedulian langsung terhadap beban masyarakat adalah ruh utama kemanunggalan TNI dengan rakyat,” ujar Letkol Kav Fajar Hapsari Nugroho.
Sapaan sederhana di sepanjang jalan desa ini terbukti menjadi injeksi moral, baik bagi warga yang berjuang mencari nafkah maupun bagi prajurit Satgas TMMD untuk terus mengabdi dan membangun desa dari garis terdepan. (yos)















