Siasat Warga Winorangian Satu Saat Harga Kopra Anjlok

Kepala Desa Winorangian Satu, Greis Ponomban SSos.

Tombatu,DetikManado.com – Beragam varian olahan buah kelapa gencar dipersiapkan dan dianggarkan pemerintah desa. Semuanya demi menyiasati harga kopra yang kian melemah.  Sebagaimana yang tengah dipersiapkan Pemerintah Desa Winorangian Satu, Kecamatan Tombatu Utara, Kabupaten Minahasa Tenggara (Mitra).

“Akan dianggarkan untuk program pemberdayaan perempuan melalui pelatihan pembuatan nata de coco,” beber Kepala Desa Winorangian Satu, Greis Ponomban SSos, Jumat (28/06/2019).

Bacaan Lainnya

Ponomban menerangkan, ide pembuatan nata de coco sebelumnya diusulkan anggota TP PKK Winorangian Satu. Karenanya, kata Ponomban, pemerintah kemudian akan menganggarkan pelatihan untuk pengolahan produk dari air buah nyiur itu.

“Kami akan anggarkan di dana desa tahap dua atau tahap tiga tahun anggaran 2019,” terang Ponomban.

Lanjut dikatakan Ponomban, setelah memperoleh keterampilan melalui pelatihan tentu akan dilanjutkan produksi nata de coco oleh pemerintah desa.  “Harapannya tentu untuk memberikan nilai ekonomis bagi desa dan masyarakat, ” ujar Ponomban.

Sedangkan untuk anggaran dana desa tahap satu, tambah Ponomban, sudah direalisasikan pembangunan fisik yakni plat duicker sepanjang 170 meter, bimbingan teknis peningkatan aparatur dan insentif kader.

Anggarannya Rp 146.655.200 yang dicairkan dua tahap. “Sedangkan untuk tahap dua nanti adalah lanjutan program fisik yakni penutup drainase sepanjang 601 meter,” pungkas Ponomban.(tr-01)

Komentar Facebook

Pos terkait