TNI dan Warga Bahu-Membahu, Proyek Rehab RTLH di Desa Cukil Dikebut Demi Kesejahteraan Masyarakat

Prajurit TNI yang tergabung dalam Satuan Tugas (Satgas) bersama warga Desa Cukil, Kabupaten Semarang, terus memacu pengerjaan rehabilitasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH).

Salatiga, DetikManado.com – Prajurit TNI yang tergabung dalam Satuan Tugas (Satgas) bersama warga Desa Cukil, Kabupaten Semarang, terus memacu pengerjaan rehabilitasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH). Langkah ini diambil guna mempercepat hadirnya hunian yang sehat, aman, dan layak bagi masyarakat setempat yang membutuhkan bantuan.

Di lokasi pembangunan, suasana penuh kekeluargaan begitu kental terasa. Dengan mengenakan seragam loreng khasnya, para prajurit TNI tampak bahu-membahu bersama warga setempat. Mereka berbagi tugas dengan cekatan, mulai dari merakit besi tulangan, mengaduk semen, hingga menaiki perancah untuk merampungkan bagian dinding rumah yang sedang direnovasi.

Bacaan Lainnya

Komandan Koramil (Danramil) Tengaran sekaligus Dansub Satgas TMMD, Kapten Cba Sugiyanto, menegaskan bahwa program rehab RTLH ini menjadi salah satu prioritas utama dalam upaya mendongkrak kualitas hidup masyarakat di Desa Cukil. Pihaknya berkomitmen untuk tidak sekadar melakukan pembangunan fisik, melainkan juga menjaga esensi dari kedekatan TNI dengan masyarakat.

“Kami tidak hanya membangun fisik rumah, tapi juga membangun kebersamaan. Anggota Satgas turun langsung ke lapangan, kerja bersama warga dari pagi sampai selesai. Ini bukti nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat,” ujar Kapten Cba Sugiyanto di sela-sela peninjauan lokasi pada, Sabtu (18/7/2026).

Manfaat dari program ini pun langsung dirasakan oleh warga. Fajar (35), salah satu pemilik rumah yang mendapatkan bantuan rehab RTLH, menyampaikan rasa syukur dan harunya yang mendalam. Ia mengaku sangat terbantu dan tidak menyangka tempat tinggalnya kini bertransformasi menjadi rumah yang jauh lebih baik berkat gotong royong ini.

“Saya tidak menyangka rumah yang sebelumnya tidak layak bisa direnovasi oleh TNI dan warga secara bersama-sama,” ungkap Fajar dengan penuh haru.

Proyek percepatan pembangunan fisik ini merupakan bagian integral dari program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-129 Tahun Anggaran 2026 yang dilaksanakan oleh Kodim 0714/Salatiga. Selain fokus pada sasaran fisik seperti pembenahan hunian warga, program TMMD kali ini juga menyasar program non-fisik lainnya yang bertujuan untuk mengakselerasi pembangunan di kawasan pedesaan.

Adapun upacara pembukaan TMMD Reguler ke-129 ini telah resmi dilaksanakan di Desa Cukil, Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah, pada Rabu (15/7/2026). Momentum pembukaan tersebut dihadiri langsung oleh Komandan Kodim 0714/Salatiga Letkol Kav Fajar Hapsari Nugroho SIP MM serta Bupati Semarang H. Ngesti Nugraha SH MH, yang menegaskan sinergi kuat antara TNI dan pemerintah daerah dalam menyejahterakan warga. (yos)


Pos terkait