Semarang, DetikManado.com – Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler Ke-129 Tahun Anggaran 2026 yang dilaksanakan oleh Kodim 0714/Salatiga di Desa Cukil, Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah, tidak hanya berfokus pada pembangunan infrastruktur fisik. Satgas TMMD kini mulai bergerak dinamis mendorong pemberdayaan masyarakat dengan mengoptimalkan sektor peternakan sebagai pilar utama dalam memperkuat ketahanan pangan lokal.
Salah satu langkah nyata di lapangan terlihat pada Sabtu (18/7/2026), saat personel Satgas TMMD turun langsung memberikan pendampingan intensif dan edukasi budidaya ternak kambing kepada Riyadi (50), seorang warga Desa Cukil. Edukasi ini mencakup penyediaan pakan berkualitas, standarisasi kebersihan kandang, hingga manajemen kesehatan hewan ternak demi mendongkrak produktivitas secara signifikan.
Komoditas peternakan seperti kambing memiliki prospek ekonomi yang sangat menjanjikan sekaligus menjadi sumber pemenuhan gizi yang krusial bagi warga desa.
“Kami ingin memastikan bahwa kehadiran TNI di Desa Cukil ini memberikan dampak yang berkelanjutan. Melalui optimalisasi budidaya kambing ini, warga tidak hanya diajak untuk mandiri secara ekonomi, tetapi juga mampu memenuhi kebutuhan protein hewani keluarga secara swadaya,” ujar Komandan Kodim 0714/Salatiga, Letkol Kav Fajar Hapsari Nugroho.
Program TMMD Reguler Ke-129 ini telah resmi dibuka dalam sebuah upacara terpadu yang dilaksanakan di Desa Cukil pada Rabu (15/7/2026) lalu. Pembukaan program sinergis tersebut dihadiri langsung oleh Dandim 0714/Salatiga Letkol Kav Fajar Hapsari Nugroho SIP MM bersama Bupati Semarang, H. Ngesti Nugraha SH MH yang berkomitmen penuh mendukung kolaborasi lintas sektor antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat rural. (yos)















