RGK Apresiasi Gubernur Resmikan Layanan Cuci Darah di Bitung, Warga Tak Perlu Lagi ke Manado

RGK saat mendampingi Gubernur Sulut Yulius Selvanus Komaling (YSK) saat melihat langsung para pasien cuci darah di RS Manembo-nembo Bitung.

Bitung, DetikManado.com– Wakil Ketua DPRD Kota Bitung Ronald Gunawan Kansil (RGK) mengapresiasi langkah Gubernur Sulawesi Utara, Yulius Selvanus yang meresmikan Unit Pelayanan Hemodialisis di UPTD RS Manembo-nembo Bitung.

Kehadiran layanan sebagai jawaban atas kebutuhan masyarakat, khususnya pasien gagal ginjal yang selama ini harus menjalani cuci darah di luar daerah (Manado, red).

Bacaan Lainnya

RGK yang turut mendampingi Gubernur Sulut dalam peresmian unit pelayanan hemodialisis itu mengatakan, beroperasinya fasilitas cuci darah di RS Manembo-nembo merupakan kabar baik bagi warga Kota Bitung.

Menurut politisi Partai Gerindra itu, selama ini banyak pasien harus bolak-balik ke Manado untuk menjalani terapi cuci darah. Kondisi tersebut bukan hanya menguras biaya, tetapi juga tenaga dan waktu, mengingat pasien harus menjalani terapi secara rutin setiap pekan.

“Ini tentu sangat membantu masyarakat Bitung. Selama ini banyak pasien harus ke Manado untuk cuci darah. Sekarang layanan itu sudah tersedia di Kota Bitung sehingga beban masyarakat menjadi jauh lebih ringan,” kata RGK, Senin 6 Juli saat diwawancarai media ini.

Ia menyebut, berdasarkan data yang disampaikan saat peresmian, terdapat sekitar 180 pasien asal Kota Bitung yang membutuhkan layanan hemodialisis.

Karena itu, menurut RGK, bantuan empat unit mesin hemodialisis dari Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara menjadi langkah awal yang sangat penting untuk memperluas akses pelayanan kesehatan bagi masyarakat.

“Memang kebutuhan masih cukup besar. Tetapi dengan adanya empat mesin ini, pelayanan sudah bisa dimulai dan secara bertahap akan terus ditingkatkan. Ini bentuk kepedulian pemerintah provinsi terhadap masyarakat Bitung,” ujarnya.

RGK juga memberikan apresiasi kepada Gubernur Yulius Selvanus yang dinilainya konsisten memberikan perhatian terhadap pengembangan fasilitas kesehatan di Kota Bitung.

Ia berharap dukungan pemerintah provinsi tidak berhenti pada pengadaan alat kesehatan semata, tetapi juga berlanjut pada peningkatan kapasitas rumah sakit, termasuk penambahan tenaga medis dan fasilitas penunjang lainnya.

“Kami di DPRD tentu mendukung upaya peningkatan pelayanan kesehatan. Harapan kami, rumah sakit ini terus berkembang sehingga masyarakat tidak perlu lagi keluar daerah untuk mendapatkan layanan kesehatan yang sebenarnya bisa dilakukan di Bitung,” katanya.

Menurut RGK, hadirnya unit pelayanan hemodialisis merupakan kolaborasi antara Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara, Pemerintah Kota Bitung, dan seluruh pemangku kepentingan terus terbangun sehingga bisa menghadirkan pelayanan yang benar-benar dibutuhkan masyarakat.

“Ini bukan hanya soal peresmian gedung atau alat baru, tetapi bagaimana masyarakat bisa merasakan manfaatnya secara langsung. Semoga ke depan kapasitas layanan terus bertambah sehingga seluruh pasien cuci darah di Bitung dapat terlayani dengan optimal,” ujarnya. (Jamal Gani)


Pos terkait