Bapas Manado Gandeng Kejari Sangihe, Pastikan Pengawasan Klien Pidana di Wilayah Kepulauan Berjalan Optimal

Melalui Pos Bapas Tahuna, pihak Bapas resmi melakukan serah terima klien pidana pengawasan bersama Kejaksaan Negeri (Kejari) Kepulauan Sangihe pada Senin (13/7/2026).

Tahuna, DetikManado.com – Balai Pemasyarakatan (Bapas) Kelas I Manado bergerak cepat untuk memastikan reintegrasi program sosial yang menyentuh seluruh wilayah kerja mereka, termasuk kawasan kepulauan. Melalui Pos Bapas Tahuna, pihak Bapas resmi melakukan serah terima klien pidana pengawasan bersama Kejaksaan Negeri (Kejari) Kepulauan Sangihe pada Senin (13/7/2026).

Langkah strategis ini menandai dimulainya proses pembimbingan dan pengawasan ketat terhadap warga binaan yang mendapatkan hukuman pidana bersyarat. Klien yang diserahterimakan kali ini adalah YLM, seorang warga Kampung Batuwingkung, Kecamatan Tabukan Selatan, yang akan menjalani masa pidana pengawasan selama tiga bulan ke depan.

Bacaan Lainnya

Proses serah terima ini dipimpin langsung oleh Pembimbing Kemasyarakatan (PK) Ahli Muda, Novander Mare.

Uniknya, kegiatan ini juga melibatkan langsung dua Taruna/Taruni Politeknik Imigrasi dan Pemasyarakatan Indonesia (Poltekimipas) yang tengah menjalani Praktik Kerja Lapangan (PKL) dan magang, sebagai bagian dari regenerasi dan pengenalan medan tugas nyata di lapangan.

Selepas prosesi serah terima, pihak Bapas langsung melakukan penginputan data administrasi, memberikan pembimbingan awal, serta menegaskan kembali regulasi yang wajib dipatuhi oleh klien.

“Kami ingin memastikan bahwa hak dan kewajiban klien dipahami dengan sangat jelas sejak awal. Langkah ini bukan sekadar formalitas administrasi, melainkan upaya krusial untuk membangun kepatuhan klien serta mendukung proses reintegrasi sosial mereka agar dapat diterima kembali dengan baik oleh,” ujar Pembimbing Kemasyarakatan Ahli Muda, Novander Mare, usai kegiatan.

Selain menjadi momentum krusial dalam penegakan hukum dan pembimbingan di wilayah perbatasan, kegiatan yang berlangsung secara tertib dan aman ini juga menjadi sarana pembelajaran (transfer ilmu) yang sangat berharga bagi para Taruna/Taruni Poltekimipas dalam memahami dinamika tugas pengawasan di lapangan secara nyata. (yos)


Pos terkait