Alami Luka Bakar Parah, Satu ABK KM Anaya Meninggal Dunia

BITUNG, DetikManado.com – Duka mendalam menyelimuti keluarga korban kebakaran KM Anaya. Yanto Sumelung (46), salah satu anak buah kapal (ABK) yang mengalami luka bakar parah, meninggal dunia usai menjalani perawatan di RSUP Prof Kandou Manado, Sabtu (28/3/2026).

Yanto diketahui mengalami luka bakar hingga hampir 90 persen akibat insiden kebakaran di kamar mesin kapal saat berlayar di perairan Laut Maluku Utara.

Ungkapan duka dari keluarga korban pun mengalir di media sosial. Akun Facebook Deisye Nina Berhimpong menuliskan kesedihan mendalam atas kepergian Yanto, yang disebut sebagai sosok ayah, suami, dan kakak tercinta dalam keluarga besar Sumelung.

“Qt pe dada rasa sesak skali, nyanda mo dpa bayangkan dorang 3 pe siksa… tapi ini lah kuasa Tuhan… seorang ayah, suami, kaka kami tercinta une Yanto Sumelung. Une so nyanda rasa sakit lagi, trimakasih so berjuang. Torang samua sayang pa une, tapi Tuhan lebe sayang. Selamat jalan une ku,” tulisnya dalam unggahan tersebut.

Dalam postingan yang sama, ia juga menyampaikan harapan dan doa bagi dua korban lainnya yang masih menjalani perawatan agar segera pulih.

Sementara itu, empat ABK lainnya yang turut menjadi korban dalam insiden tersebut masih dirawat. Tiga orang berada di RSUP Prof Kandou Manado dan satu lainnya di RSU Manembo-nembo, Kota Bitung.

Jenazah Yanto telah diberangkatkan ke kampung halamannya di Desa Dame, Kecamatan Siau Timur, Kabupaten Kepulauan Sitaro.

Sebelumnya, KM Anaya yang merupakan kapal penangkap ikan berbobot 30 gross ton (GT) membawa sekitar 20 ABK saat kejadian. Kebakaran terjadi di bagian kamar mesin ketika kapal dalam perjalanan kembali menuju Pelabuhan Perikanan Tumumpa, Manado.

Lima ABK menjadi korban dalam peristiwa tersebut dan berhasil dievakuasi oleh Tim SAR gabungan ke Dermaga Polairud Polda Sulut serta Dermaga Satrol TNI AL Bitung pada 26 hingga 27 Maret 2026.

Hingga kini, penyebab pasti kebakaran masih dalam penyelidikan pihak berwenang.

(Jamal Gani)


Pos terkait