Liga 4 Sulut: Persmin Minahasa Cukur BSG 7-0

Pelatih Persmin Minahasa Marthen Tao (kanan) saat jumpa pers di Stadion Klabat Manado pada, Selasa (31/3/2026). (Foto: Yoseph Ikanubun/DetikMamado.com)

Manado, DetikManado.com – Persmin Minahasa tampil beringas dalam lanjutan Liga 4 Sulawesi Utara 2026. Tim berjuluk Manguni Makasiouw tersebut sukses mencukur BSG dengan skor telak 7-0 tanpa balas di Stadion Klabat, Manado, Selasa (31/3/2026).

Kemenangan fantastis ini diwarnai aksi langka bek Persmin, Muhammad Rizal Bases, yang memborong empat gol (quattrick) ke gawang lawan. Hasil ini sekaligus mengunci tiket Persmin ke babak 6 besar setelah kokoh di puncak klasemen grup dengan raihan 6 poin.

Bacaan Lainnya

 

Dominasi Total dan Hujan Gol

Sejak peluit awal dibunyikan, anak asuh Marthen Tao langsung memegang kendali permainan. Pada paruh pertama, Persmin sudah unggul 2-0. Memasuki babak kedua, intensitas serangan tidak mengendur. Lima gol tambahan tercipta, di mana Muhammad Rizal Bases menjadi bintang lapangan dengan mencetak empat gol, tiga di antaranya lahir melalui sundulan maut memanfaatkan skema bola mati.

Namun, pesta gol ini sempat tercoreng insiden kericuhan di penghujung laga. Tensi tinggi memicu tekel keras dari pemain BSG yang dibalas aksi pemukulan oleh pemain Persmin. Wasit bertindak tegas dengan mengeluarkan kartu merah untuk kedua belah pihak.

 

Respons Pelatih Marthen Tao

Usai laga, Pelatih Kepala Persmin Minahasa, Marthen Tao, mengapresiasi kedisiplinan taktis para pemainnya. Ia menyebut kemenangan ini adalah buah dari kepatuhan pemain terhadap instruksi tim pelatih.

“Puji Tuhan, tiga poin lagi. Pemain kami dapat menjalankan apa yang menjadi instruksi saya dengan baik sehingga bisa meraih hasil ini,” ujar Marthen Tao saat ditemui usai pertandingan.

Meski sudah dipastikan lolos ke fase berikutnya, mantan bintang PKT Bontang ini menegaskan tidak akan mengendurkan urat syaraf pada laga pamungkas grup melawan Puma FC. Walaupun berencana melakukan rotasi pemain demi menjaga kebugaran di babak 6 besar, target menang tetap harga mati.

“Tiga poin itu wajib di mana pun Persmin main. Mau di Stadion Klabat atau di lapangan Lantamal, tetap harus tiga poin,” tegas sosok yang pernah melegenda di Stadion Maesa Tondano tersebut.

Persmin kini tinggal menunggu hasil pertandingan terakhir untuk menentukan status sebagai juara grup atau runner-up sebelum melangkah ke fase gugur yang lebih krusial. (yos)


Pos terkait