Manado, DetikManado.com – Warga Sulut diingatkan untuk mewasdapai dampak cuaca ekstrem yang bakal terjadi hingga lima hari ke depan. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprediksi beberapa kabupaten dan kota di Sulut berpotensi cuaca ekstrem hingga Minggu (29/3/2026).
“Waspada potensi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang dapat disertai kilat atau petir dan angin kencang, serta peningkatan akumulasi curah hujan harian,” ungkap Koordinator Bidang Operasional Stasiun Meteorologi Sam Ratulangi Manado Karina Husna pada, Rabu (25/3/2026).
Karina Kusna memaparkan, terdapat siklon tropis Narelle di pesisir utara Australia yang menarik massa udara di sekitar wilayah Sulut.
Secara umum nilai anomali suhu permukaan laut pada rentang -2 sampai +2 derajat Celcius di Laut Sulawesi yang berpotensi terhadap penambahan massa uap air.
Selanjutnya, nilai SOI +12.9 berpengaruh terhadap peningkatan pola konvektif di sebagian wilayah Indonesia bagian tengah dan timur, khususnya wilayah Sulawesi Utara.
‘’Gelombang Kelvin berkontribusi terhadap peningkatan labilitas udara di wilayah Sulawesi Utara, sementara indeks labilitas lokal yang kuat mendukung pertumbuhan awan konvektif di beberapa wilayah,’’ ujarnya.
Dia menjelaskan, pada Rabu (25/3/2026), cuaca ekstrem diperkirakan terjadi di wilayah Kota Bitung, Kabupaten Minahasa dan Kabupaten Minahasa Utara. Sedangkan pada Kamis (26/3/2026) dapat terjadi di Kabupaten Kepulauan Talaud.
‘’Pada Jumat (27/3/2026), berpeluang terjadi di Kota Bitung, Kabupaten Minahasa dan Kabupaten Minahasa Selatan, sedangkan pada Sabtu (28/3/2026) dan Minggu (29/3/2026), diperkirakan terjadi di Kabupaten Bolaang Mongondow, Kabupaten Bolaang Mongondow Timur, Kabupaten Bolaang Mongondow Utara dan Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan,’’ papar dia.
Dia mengingatkan warga untuk selalu berhati-hati, terutama bagi mereka yang merencanakan perjalalan untuk tetap memperhatikan perkembangan prediksi cuaca yang disampaikan oleh BMKG. (yos)















