Bitung, DetikManado.com – Pangdam XIII/Merdeka, Mayjen TNI Mirza Agus SIP memimpin Upacara Pemberangkatan Personel Karya Bakti Skala Besar Tahun 2026. Mereka akan melaksanakan pengabdian di Kabupaten Kepulauan Talaud dan Kabupaten Kepulauan Sangihe, Sulut.
Upacara yang berlangsung di Pelabuhan Samudera Bitung, Sabtu (11/7/2026) tersebut, dihadiri Kasdam XIII/Merdeka Brigjen TNI Wahyu Eko Purnomo SIP, Irdam XIII/Merdeka Brigjen TNI Esy Suharto, Kapoksahli Pangdam XIII/Merdeka Brigjen TNI Saptono Syiwarudi, Danrindam XIII/Merdeka Brigjen TNI Wempi Ramandei.
Hadir pula para Asisten Kasdam, para Kabalakdam, Dansatrol Koarmada VIII, para Dansat jajaran Kodam XIII/Merdeka, serta personel Karya Bakti Skala Besar yang terdiri dari prajurit Kodam XIII/Merdeka bersama dosen dan mahasiswa Universitas Sam Ratulangi (Unsrat).
Dalam amanatnya, Pangdam menegaskan bahwa penugasan tersebut bukan sekadar keberangkatan menuju lokasi kegiatan, melainkan membawa amanah negara untuk menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat di wilayah perbatasan.
“Talaud dan Sangihe bukanlah wilayah pinggiran Indonesia, melainkan beranda depan NKRI. Karena itu, setiap kegiatan yang dilakukan di sana merupakan representasi kehadiran negara dalam memberikan solusi, semangat gotong royong, kepedulian, dan pengabdian kepada masyarakat,” tegas Pangdam.
Mayjen TNI Mirza Agus menekankan agar seluruh personel melaksanakan tugas dengan penuh tanggung jawab, dedikasi, dan keikhlasan, sekaligus membangun hubungan yang harmonis dengan masyarakat setempat.
Dia mengingatkan pentingnya menghormati adat istiadat, budaya lokal, serta menjunjung tinggi etika dalam setiap pelaksanaan tugas.

“Jaga faktor keamanan, memperkuat sinergi dengan seluruh komponen bangsa, serta bijak dalam menggunakan media sosial selama melaksanakan penugasan,” ujarnya.
Menurutnya, prajurit yang hebat bukan hanya mahir bertempur, tetapi juga mampu menghadirkan rasa aman, harapan, dan kemajuan bagi masyarakat sebagai wujud nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat.
Pada kesempatan tersebut, Pangdam menyampaikan apresiasi kepada Universitas Sam Ratulangi yang turut berpartisipasi dalam Karya Bakti Skala Besar.
Menurutnya, kolaborasi antara TNI, perguruan tinggi, pemerintah daerah, dan masyarakat merupakan kekuatan besar dalam mempercepat pembangunan di wilayah terdepan, terluar, dan tertinggal.
Kepada para mahasiswa Unsrat, Pangdam berharap kegiatan ini menjadi sarana pembelajaran langsung di tengah masyarakat sehingga dapat menumbuhkan jiwa pengabdian, nasionalisme, dan kepedulian sosial sebagai bekal menjadi pemimpin bangsa di masa mendatang.
“Karya Bakti Skala Besar bukan hanya membangun sarana dan prasarana, tetapi juga membangun kepercayaan masyarakat, memperkuat persatuan, serta menghadirkan negara hingga ke beranda terdepan Negara Kesatuan Republik Indonesia melalui semangat kolaborasi seluruh komponen bangsa,” ujarnya. (yos)















