Bitung, DetikManado.com– Wakil Ketua DPRD Kota Bitung, Ronald Gunawan Kansil (RGK), mulai mengawal serius hasil reses yang dilakukannya di Kecamatan Madidir dan Girian.
Setelah menerima berbagai keluhan warga terkait drainase tersumbat dan banjir, RGK kini mendorong pemerintah daerah untuk menseriusi setiap keluhan warga.
Politisi Gerindra itu menyebut, persoalan drainase tidak bisa lagi ditunda karena sudah berdampak langsung pada aktivitas dan kesehatan masyarakat.
“Ini bukan sekadar aspirasi, tapi sudah menjadi kebutuhan mendesak. Harus ada langkah nyata dari instansi teknis,” tegas RGK, Rabu (1/4/2026).
Ia mengungkapkan telah berkoordinasi dengan dinas terkait di lingkungan Pemerintah Kota Bitung untuk segera melakukan pengecekan lapangan dan menyusun rencana penanganan, terutama di titik-titik rawan seperti Kelurahan Madidir (Weru), kawasan Masjid, dan Griya Indah.
Menurut RGK, solusi jangka pendek seperti pembersihan saluran air harus segera dilakukan, sembari menyiapkan program jangka panjang berupa perbaikan dan normalisasi sistem drainase.
“Minimal ada langkah awal seperti kerja bakti atau pembersihan. Tapi ke depan harus ada pembenahan menyeluruh agar tidak terus berulang,” ujarnya.
Selain itu, ia juga meminta keterlibatan aktif pemerintah kecamatan dan kelurahan untuk menggerakkan partisipasi masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan, khususnya saluran air.
RGK menilai, permasalahan drainase tidak hanya soal infrastruktur, tetapi juga kesadaran bersama dalam menjaga lingkungan.
“Kalau hanya mengandalkan pemerintah tanpa dukungan masyarakat, ini tidak akan selesai. Harus ada kolaborasi,” katanya.
Ia pun memastikan akan terus memantau perkembangan penanganan di lapangan, termasuk mendorong agar usulan tersebut masuk dalam skala prioritas pembangunan daerah tahun berjalan.
“Kami di DPRD akan kawal ini. Jangan sampai aspirasi warga hanya berhenti di reses,” tandasnya.
Warga juga berharap, dorongan dari DPRD dapat mempercepat realisasi penanganan drainase yang selama ini menjadi persoalan tahunan.
(Jamal Gani)















