Bitung, DetikManado.com – Kota Bitung dipastikan bakal menjadi pusat perhatian dalam gelaran nasional Green Press Community (GPC) 2026. Pemerintah Kota Bitung melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) menyatakan kesiapannya untuk hadir dalam ajang akbar jurnalis lingkungan yang akan dihelat di Hotel Sutan Raja, Minahasa Utara, Sabtu (7/2/2026) mendatang.
Dukungan ini ditegaskan langsung oleh Plt. Kepala Dinas Kominfo Kota Bitung, Altin Abraham Tumengkol, saat menerima audiensi panitia pelaksana dari The Society of Indonesian Environmental Journalists (SIEJ) Sulawesi Utara, Senin (2/2/2026).
”Saya pribadi siap hadir. Untuk Bapak Walikota, kami sedang menyesuaikan dengan jadwal protokol beliau. Prinsipnya, kami mendukung penuh agenda ini,” ujar Altin yang didampingi Kabid Layanan Informasi, Humas, dan Publikasi, Wolter Ferdy Pangalila.
Mengapa Bitung Krusial?
Ketua SIEJ Sulawesi Utara, Findamorina Muhtar, mengungkapkan bahwa Bitung bukan sekadar tamu undangan. Sebagai pusat bisnis perikanan terbesar di Indonesia Timur dengan produksi tangkap melebihi 200.000 ton per tahun, posisi Bitung sangat linier dengan tema GPC tahun ini: “Jurnalisme Melindungi Wilayah Pesisir dan Pulau-Pulau Kecil”.
”Bitung adalah potret nyata bagaimana industri besar bersinggungan langsung dengan ekosistem pesisir. Ada puluhan unit pengalengan ikan yang produknya menembus pasar Eropa dan Amerika, namun di sisi lain ada Selat Lembeh yang merupakan lokasi bagi fotografi makro dunia,” jelas Finda.
Dilema Industri dan Konservasi
Menurut Finda, kehadiran pemangku kepentingan dari Bitung menjadi krusial karena kota ini memegang aset Ekonomi Biru yang sangat sensitif. Keanekaragaman hayati seperti pygmy seahorse dan mimic octopus di Selat Lembeh memerlukan perlindungan ekosistem yang ketat di tengah masifnya aktivitas pelabuhan internasional.
”Sebagai kota industri, dampak ekologis terhadap laut tidak bisa diabaikan. GPC 2026 akan menjadi ruang diskusi strategis bagaimana perlindungan wilayah pesisir tetap berjalan beriringan dengan kedaulatan ekonomi laut,” tuturnya.
Event nasional ini rencananya akan dihadiri oleh jejaring jurnalis lingkungan dari seluruh Indonesia serta berbagai organisasi non-pemerintah (NGO) internasional yang menaruh perhatian khusus pada tata kelola laut Sulawesi Utara.
Hadir dalam pertemuan itu, Ketua Panitia GPC dan RUA SIEJ Yoseph E. Ikanubun, Wakil Ketua Agus Hari, dan Sekretaris Ady Putong. (yos)
Data Check:
- Waktu: Sabtu, 7 Februari 2026.
- Lokasi: Hotel Sutan Raja, Minahasa Utara.
- Isu Utama: Jurnalisme pesisir, ekonomi biru, dan dampak industri perikanan.














