Manado, DetikManado.com – Wanita Katolik Republik Indonesia (WKRI) Ranting Santa Katarina dari Siena, Cabang St. Yosep Manado, mulai tancap gas merealisasikan program unggulan di bidang pendidikan. Pada Rabu (25/3/2026), organisasi ini menggelar pelatihan dan workshop hidroponik yang melibatkan seluruh anggota ranting serta ibu-ibu PKK di lingkungan sekitar.
Kegiatan ini bukan sekadar pelatihan bercocok tanam biasa, melainkan langkah strategis organisasi untuk memberdayakan kaum perempuan dalam meningkatkan ketahanan pangan dan perekonomian keluarga dari halaman rumah.
Peta Jalan Menuju Kemandirian 2029
Workshop ini merupakan bagian dari peta jalan ( roadmap ) besar WKRI Ranting Sta. Katarina untuk mencapai visi tahun 2029, yakni menjadi organisasi yang tangguh di bidang sosial dan ekonomi dengan tetap berlandaskan pada nilai-nilai Katolik.
Pengurus WKRI, Dr. Mariana Rengkuan, menjelaskan bahwa pelatihan ini adalah tahap awal dari rangkaian program jangka pendek dan jangka panjang yang telah disusun secara sistematis.
”Kegiatan ini adalah salah satu program unggulan kami. Di tahun pertama ini, fokus kami adalah pada pengembangan dan pembekalan keterampilan anggota agar mampu menghasilkan produk unggulan yang nantinya menjadi sumber pendapatan ranting,” ujar Dr. Mariana Rengkuan.
Tahapan Pengembangan Produk
Menurut Dr Mariana, organisasi telah menyiapkan rencana program kerja tiga tahunan yang terukur.
- Tahun ke-1: Fokus pada pelatihan keterampilan dan produksi.
- Tahun ke-2: Penguatan pada teknik pengemasan (packaging) dan strategi penjualan produk hasil olahan.
- Tahun ke-3: Ekspansi penjualan dalam skala besar untuk menjangkau pasar yang lebih luas.
Melalui sinergi dengan ibu-ibu PKK setempat, WKRI berharap dampak ekonomi dari program hidroponik ini tidak hanya dirasakan oleh internal anggota, tetapi juga membawa manfaat nyata bagi masyarakat sekitar secara inklusif.
Diketahui, narasumber dalam kegiatan itu adalah Morthen Paat SSi (praktisi) dan Dr Dian Howan MPhil selaku akademisi. (yos)















